SLEMAN – Sebanyak 32 pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) ditangkap petugas Polda DIJ. Penangkapan berlangsung saat digelar Operasi Curat Progo 22 Juli 2019 hingga 4 Agustus 2019.

Tujuan operasi curat untuk menekan peristiwa tindak pidana. Khususnya pencurian dengan pemberatan. Selain itu juga mengungkap sebanyak mungkin tindak pidana di wilayah hukum Polda DIJ.

Direktur Direktorat Reskrimum (Dirreskrimum) Polda DIJ Kombes Pol Hadi Utomo mengatakan dari lima wilayah hukum Polda DIJ, pihaknya berhasil mengungkap 27 kasus. Sebanyak 18 kasus dari tersangka yang sudah masuk dalam target operasi (TO). Sedangkan sembilan merupakan kasus baru.

Sebanyak 32 tersangka yang diamankan tersebut merupakan pelaku pencurian rumah kosong. Beberapa di antaranya merupakan residivis. Pernah melakukan pelanggaran serupa.

Barang bukti yang diamankan berupa 10 unit sepeda motor, 10 unit handphone, tiga unit laptop, uang tunai, dan alat yang digunakan melakukan kejahatan.

“Dari 19 target, saat ini baru 18 yang berhasil ditangkap. Namun kami juga berhasil mengungkap sembilan kasus di luar target,” kata Hadi di Mapolda DIJ Rabu (7/8).

Para pelaku mengincar rumah-rumah kosong yang ditinggal oleh pemiliknya pada malam hari. “Sebagian besar merupakan spesialis rumah kosong. Tapi ada yang mengincar masjid juga,’’ kata Hadi.

Oleh sebab itu Hadi dan jajarannya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada ketika meninggalkan rumah. “Atau bisa dititipkan kepada tetangga kalau mau ditinggal entah itu sibuk bekerja atau hanya sedang keluar”, jelasnya. (cr16/iwa/fj)