MAGELANG – Muhammad Aziz tak berkutik begitu salah satu perampok melepaskan tembakan. Apalagi, peluru perampok yang diduga dari senjata api itu nyaris melukainya. Karyawan Alfamart di Jalan Urip Sumoharjo, Kebonpolo, Magelang Utara, itu akhirnya menyerahkan seluruh uang yang tersimpan di kasir.

”Pelurunya kena kardus di belakang saya,” tutur Muhammad Aziz menceritakan perampokan di tempat kerjanya itu saat ditemui Rabu (7/8).

Ya, dua kawanan perampok menyatroni toko modern berjejaring Alfamart pukul 04.00 Selasa (6/8). Usai memarkir sepeda motor, seorang pelaku langsung menuju kasir. Satunya berjaga di depan pintu.

Namun, pelaku yang bertugas memantau kondisi di luar toko itu kemudian ikut masuk. Mengintimidasi pegawai lainnya, Apri Rahma Tanto. Dia juga melepaskan tembakan. Bedanya, tembakan ancaman ini diarahkan ke tembok. Sebab, Apri sempat menolak menyerahkan uang yang tersimpan di brankas.

”Sebelum kabur, pelaku menyekap mereka di gudang penyimpanan,” tutur Putri Dini, supervisor toko modern Alfamart Kebonpolo.

Kasatreskrim Polres Magelang Rinto Sutopo mengungkapkan, kasus perampokan yang menelan kerugian Rp 38 juta itu masih dalam tahap penyelidikan.

”Kami juga berkoordinasi dengan polres dan polsek sekitar,” katanya.

Menurutnya, polisi telah memeriksa beberapa saksi. Termasuk di antaranya dua karyawan yang disekap. Hanya, mereka tidak mengetahui jenis dan nomor polisi sepeda motor kawanan perampok. Lantaran kawanan perampok memarkir sepeda motor beberapa meter dari toko. (cr10/zam/rg)