JOGJA – Kamis siang (15/8) seorang dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) ditemukan tewas gantung diri di kediamannya di Nyutran RT 05 RW 17, Wirogunan, Kecamatan Mergangsan, Jogja. Dosen bernama Budi Setiyanto, 55, itu merupakan pengajar di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik.

Kepala Humas dan Protokol UGM Iva Ariani membenarkan kabar tersebut dan menyatakan bahwa Budi merupakan dosen berstatus aktif. Setelah pihaknya mengecek data kepegawaian UGM dan mengonfirmasi ke pihak fakultas.

“Tim dari Fakultas Teknik dan sebagainya juga mengonfirmasi memang benar kejadian itu,” ungkapnya saat dihubungi, Kamis (15/8).Hingga berita ini ditulis pihaknya masih menunggu informasi terkait detail keadaan korban.

“Kami kaget dan berduka terhadap kejadian ini, tapi kami masih tunggu hasil dari pihak berwajib,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Mergangsan Kompol Tri Wiratmo menjelaskan, diduga Budi melakukan bunuh diri karena depresi atas penyakit yang dideritanya sejak Maret 2019 tidak kunjung sembuh. Bahkan diketahui pihaknya masih dalam proses penyembuhan dan kontrol rutin.”Belum tahu penyakitnya apa, pihak keluarga tertutup, hanya depresi dan dalam perawatan dokter jiwa di Purinirmala,” jelasnya saat dihubungi.Tri memaparkan, sebelum kejadian korban masih berada di rumah bersama Yuli Setyanti dan Suparno. Baru ditemukan tewas sekitar pukul 11.00 WIB oleh Yuli Seriyanti, 47 sepulang dari belanja.

“Jam 09.00 Bu Yuli Setyanti pergi ke Wijilan dan belanja di warung sayur, jam 11.00 pulang ternyata korban Budi sudah meninggal dunia, dengan gantung diri menggunakan tali tambang di teras,” beber Tri. (tif/ila)