PURWOREJO – Empat puluh tiga anggota DPRD Purworejo periode 2019-2024 hasil Pemilu 2019 resmi menduduki kursinya Rabu (14/8). Dua orang anggota tidak bisa mengikuti pengucapan sumpah/janji karena sedang menunaikan ibadah haji. Keduanya adalah Frans Suharmaji dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Luhur Pambudi Mulyono dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Ketiadaan dua orang anggota terpilih ini tidak mengurangi kekhidmatan prosesi pengucapan sumpah/janji yang dipandu Ketua Pengadilan Negeri (PN) Purworejo Sutarno. Dua unsur pimpinan lama, Kelik Susilo Ardani dari Golkar dan Yophi Prabowo dari Partai Demokrat, memimpin pembukaan prosesi tersebut.

Sekretaris DPRD Purworejo Bambang Aryawan mengungkapkan, dua orang yang berhalangan hadir akan tetap mengikuti prosesi pengucapan sumpah/janji. Akan digelar rapat paripurna (rapur) istimewa setelah ada pembentukan alat kelengkapan DPRD serta Rapat Badan Musyawarah (Banmus). “Tetap dilakukan pengucapan sumpah/janji,”  tutur Bambang.

Lebih jauh Bambang mengungkapkan, usai pengucapan sumpah/janji langsung ditetapkan komposisi pimpinan DPRD Purworejo sementara. PDIP berhak menempati ketua sementara, demikian halnya Golkar yang menempati peringkat kedua perolehan suara Pemilu 2019 mendapat posisi wakil ketua sementara.

Dari PDIP mempercayakan kepada Dion Agasi Setiabudi sebagai ketua sementara, sedangkan dari Golkar yang dipilih untuk menjabat wakil ketua sementara adalah Kelik Susilo Ardani. Keduanya merupakan anggota dewan sebelumnya yang terpilih kembali dalam periode ini. (udi/laz/zl