GUNUNGKIDUL – Pembangunan kantor unit pemadam kebakaran di Kecamatan Karangmojo masih sebatas wacana. Hingga sekarang, belum ada sinyal pemkab mengalokasikan anggaran pembangunannya. Padahal, pemkab telah membebaskan lahan yang diproyeksikan sebagai kantor itu beberapa tahun lalu.

”Lahannya sudah ada. Lokasinya di Pedukuhan Srimpi, Desa Karangmojo,” jelas Kepala UPT Pemadam Kebakaran Gunungkidul Diyono Rabu (14/8).

Dia menjelaskan, rencana pembangunan kantor pos pemadam kebakaran di Karangmojo sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan. Agar respons penanganan kebakaran membaik. Selama ini, pusat layanan masih terpusat di UPT.

”Ketika terjadi kebakaran besar, pos-pos yang ada bisa dioptimalkan untuk membantu dalam penangan,” ungkapnya.

Menurut Diyono, dengan luas wilayah hampir separuh dari luas DIJ, idealnya di Gunungkidul terdapat lima pos pemadam kebakaran. Meski demikian, dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki bisa dilakukan secara bertahap.

”Harapannya, pos yang nanti dibangun bisa mengkaver wilayah seperti Ponjong, Semin, dan Karangmojo,” ucapnya.

Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Gunungkidul Agus Subaryanta memastikan, tahun ini tidak ada rencana pembangunan pos pemadam kebakaran. Rencananya, baru dianggarkan tahun depan. Itu pun pembangunan pusat pemadam kebakaran di kantor pemerintahan terpadu di Desa Siraman.

”Kalau pembangunan pos yang lain belum ada,” katanya. (gun/zam/er)