MUNGKID – Setelah jalan kampung dilukis ikan koi tiga dimensi sepanjang 1 km mendapat respons positif, perangkat desa pun memproyeksikan menjadi tujuan wisata. Kades Kleteran, Grabag, Nahrowi berharap Dusun Paingan dan Janggelan menjadi desa wisata dengan daya tarik seni lukis.

“Tidak menyangka respons dari masyarakat luar biasa,”  ungkap Nahrowi Senin (19/8). Dikatakan, potensi desa wisata ini juga cukup beragam. Selain seni lukis, juga ada kuliner dan budaya. Demi menggaungkan desa ini, Oktober mendatang warga dusun ini akan menggelar pameran potensi desa dengan menampilkan karya-karya warga setempat.

David Rivaldo menjelaskan, Desa Kleteran memiliki banyak potensi seni dan budaya. “Selain seni lukis, di sini juga ada tari tradisional, instalasi, musik, tani, bunga serta pahat. Bahkan seni tari dari desa ini pernah juara tingkat kabupaten,” ujarnya.

“Kami tentu akan bikin konsep yang lebih matang lebih dulu,” ungkapnya. Ia mengakui merintis desa wisata tidak mudah. Banyak tantangan yang dihadapi sampai kelak bisa memajukan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Sigit, salah seorang seniman yang ikut menggarap lukisan koi menambahkan, sejak desa ini viral, banyak warga dari luar Magelang  yang berdatangan. Mereka sengaja ke desa ini sekadar untuk berswafoto. Ada satu spot yang disukai pengunjung, yaitu ikan koi yang dilukis di tembok.

Agar hasil foto terlihat bagus seperti kolam ikan sungguhan, warga akan membuat jembatan setinggi empat meter. Dari jembatan ini pengunjung bisa mengambil foto dengan hasil yang bagus. Pengunjung bisa mendapatkan sudut pengambilan gambar dari atas. (cr10/laz/zl)