GUNUNGKIDUL – Perubahan komposisi kursi di DPRD berdampak terhadap penerima bantuan keuangan partai. Tujuh bulan awal, bantuan diberikan kepada sembilan partai. Sisanya diserahkan ke delapan partai peraih kursi Pemilu 2019.

“Meski tidak memeroleh kursi tahun ini, Partai Hanura tetap mendapatkan bantuan keuangan partai. Memang jumlah yang diterima tidak penuh dalam setahun. Karena bantuan hanya diberikan selama tujuh bulan,” kata Kepala Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan, Kesbangpol Gunungkidul, Arkham Mashudi (2/18).

Pembagian bantuan keuangan partai berbeda dibanding tahun sebelumnya. Sekarang bantuan diberikan dua termin. Pencairan pertama untuk parpol peraih kursi hasil Pemilu 2014. Kemudian termin kedua diberikan kepada partai politik yang mendapatkan kursi hasil Pemilu 2019.

“Surat Keputusan dari bupati terkait penyaluran bantuan keuangan tahun ini sudah ada,” ujar Arkham.

Mengenai mekanisme pencairan, kata dia, belum semua partai mencairkan, termasuk Hanura. Sebagian besar parpol telah mengajukan pencairan dana bantuan keuangan parpol, kecuali Hanura. Sementara tiga partai dalam proses, dan empat lainnya sudah mencairkan.

“Besaran dana bantuan parpol disesuaikan dengan jumlah raihan suara, dikalikan Rp 2.506,” ungkapnya.

Sekretaris DPC Hanura Gunungkidul Agus Suryanto Hadi mengaku belum mengambil jatah bantuan keuangan parpol. Pada saatnya akan diambil untuk ditindaklanjuti ketua. “Saya sudah tidak aktif lagi di kepengurusan,” kata Agus. (gun/iwa/er)