GUNUNGKIDUL – Kabar ditangkapnya jaksa dan pejabat di Jogja OTT KPK ditanggapi serius Gubernur Hamengku Buwono X. Ia menyesalkan sekaligus akan bertindak tegas jika memang terbukti benar ada pelanggaran hukum di dalamnya.

“Kalau saya, harapan saya ini yang pertama dan terakhirlah. Jangan sampai terjadi lagi,”  tandas Gubernur HB X saat ditemui usai Apel Besar Pramuka ke-58 di Alun-Alun Pemkab Gunungkidul, Selasa (20/8).

Meski demikian, gubernur mengaku belum mendapatkan informasi secara resmi terkait penangkapan yang dilakukan di Solo pada Senin (19/8/). “Saya tidak tahu persis, apakah betul apa tidak. Itu di kota ya?,” ujarnya.

Jika memang benar, lanjut gubernur yang juga raja Keraton Jogja ini, sangat disayangkan karena yang ditangkap dalam OTT melibatkan Tim Pengawalan, Pengamanan, Pemerintahan, dan Pembangunan Pusat-Daerah (TP4D). Sebab tim itu seharusnya melakukan pengawasan.

“Ya sebetulnya kan itu tim. Kalau betul TP4D, itu bagian mengontrol. Mestinya tidak terjadi hal itu,” ucapnya.

Pihaknya tidak menampik ada kemungkinan ASN melakukan penyalahgunaan wewenang. Oleh karena itu, ke depan jika terbukti ada pelanggaran hukum dan sedang dalam penanganan KPK, maka sanksi sangat berat. (gun/laz/by)