KALIANGKRIK – Sekalipun tidak diguyur hujan selama beberapa bulan,

produksi sayur- sayuran relatif stabil. Di beberapa sentra sayuran, justru meningkat. Itu termasuk sayuran onclang (bawang daun, Red).

Kondisi ini tidak terlalu berpengaruh terhadap harga. Di tingkat pengepul, harganya Rp 7.000 per kilogram.”Segitu-segitu saja,” kata Lasmiyah, warga dusun Butuh Kaliangkrik.

Onclang banyak dibutuhkan untuk campuran masakan. Berbagai olahan kuliner banyak yang menambahkan sayuran yang di beberapa daerah disebut loncang ini. Seperti untuk campuran martabak, bakwan, mie ayam, dan berbagai kuliner lainnya.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Eko Widi menjelaskan, onclang merupakan tanaman yang dimanfaatkan daunnya, bukan umbi atau buah. Sehingga budidaya tanaman ini relatif lebih mudah. “Makanya menanam onclang memang sekarang masih menjanjikan,” jelasnya.

Dari pemantauannya di sejumlah titik, harga onclang relatif stabil. Kalau pun ada peningkatan tidak signifikan.(cr10/din/er)