BANTUL – Mocosik Book & Music Festival kembali digelar di Jogja Expo Center (JEC) Jogjakarta. Gelaran ini merupakan kali ketiga secara beruntun. Khusus tahun ini, Mocosik mengusung tema Buku, Musik, Kamu.

Mocosik Book & Music Festival adalah acara yang sangat menarik. Dalam acara yang berlangsung mulai Jumat (23/8) hingga Minggu (25/8) besok itu, para pengunjung hanya perlu membeli buku seharga Rp 75 ribu untuk dapat masuk dan mengikuti seluruh acara setiap harinya.

Pengunjung bisa menyaksikan penampilan Efek Rumah Kaca, Dialog Dini Hari, Tulus, Pusakata, Ebiet G. Ade, Yura Yunita, Guyon Waton, Tashoora, Sujiwo Tejo, Kill The DJ, dan masih banyak lagi. Selain itu, ada juga berbagai macam talkshow yang membahas berbagai hal yang menarik berkaitan dengan buku dan musik.

Founder Mocosik Book & Music Festival Anas Syahrul Alimi menyatakan, Mocosik tidak mengutamakan buku ataupun musik. Menurutnya, kedua hal itu memiliki posisi yang sama dalam acara ini. “Baik buku maupun musik berbagi dalam satu panggung dan waktu yang sama,” ujarnya Jumat (23/8).

Anas juga menyatakan Mocosik bisa dikatakan sebagai festival pertama di dunia yang memadukan konser musik dan buku dalam satu kesempatan. Sejak awal, festival ini dirancang untuk mendekatkan pecinta musik dengan pecinta buku dan sebaliknya.

Anas, yang juga CEO Rajawali Indonesia, menambahkan, festival kali ini tidak hanya menggandeng musisi yang sedang naik daun. Beberapa musisi daerah dan senior seperti Ebiet G. Ade turut digandeng untuk meramaikan Mocosik. “Yang sudah senior tapi masih eksis pun kami berikan panggung yang sama,” lanjutnya.

Bakkar Wibowo selaku co-founder Mocosik Festival menyatakan, tahun ini pihaknya mencoba menggaet pembaca milenial. Untuk itu, panitia menyediakan buku-buku yang dekat dengan milenial dan musisi yang saat ini digemari kaum milenial. “Seperi Tulus dan Yura Yunita itu kan saat ini sangat digemari oleh anak-anak muda,” ujarnya.

Ajang Mocosik 2019 mendapatkan dukungan penuh dari Perusahaan Gas Negara (PGN). Keterlibatan PGN menunjukkan mereka sangat peduli dengan pentingnya membaca bagi seluruh masyarakat Indonesia. “PGN ingin dengan adanya gelaran ini memberikan semangat kepada kita mengenai pentingnya membaca,” ujar Senior Vice President Strategic-Stakeholder Management PGN Santiaji Gunawan.

Dalam jumpa pers Jumat (23/8), hadir Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti. Dia mengaku sangat senang dengan gelaran yang memadukan musik dengan buku ini. “Kegiatan ini sangat luar biasa. Ini bisa jadi pengingat bagi kita untuk membaca sebelum memulai aktivitas,” tandasnya. (sce/cr12/amd/fj)