MASA transisi di DPRD Kota Jogja belum pasti. Sampai saat ini wakil rakyat periode 2019-2024 sesuai tata kala, harus menyelesaikan tata tertib (tatib), baru bisa membentuk alat kelengkapan (alkap) dewan. Padahal, pembentukan alkap harus melalui lobi-lobi yang tak terukur dengan waktu.

Pimpinan Sementara DPRD Kota Jogja Danang Rudiyatmoko menegaskan, sembari menanti pembentukan alkap, wakil rakyat telah sepakat membentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas  Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Opsi ini bakal menjadi prioritas jika sampai awal September nanti pembahasan tatib dan alkap belum selesai.

“Prioritas adalah menyelesaikan APBD terlebih dahulu. Karena menyangkut kepentingan yang lebih besar. Berhubungan dengan masyarakat,” ujar Politikus PDI Perjuangan ini.

Danang memastikan, dinamika kedewanan tak akan berpengaruh terhadap APBD. Sebelum tenggang waktu Desember, pihaknya berjanji sudah menyerahkan APBD ke provinsi untuk mendapatkan evaluasi. “Bukan persoalan gaji saja, tapi yang lebih penting APBD juga menyangkut kepentingan pelayanan masyarakat,” katanya.

Dalam pembentukan pansus ini, sama seperti pembahasan Raperda APBD di Badan Anggaran (Banggar). Masing-masing fraksi mengirimkan wakilnya sampai memenuhi 20 orang atau separo anggota dewan. Merekalah yang akan membahas APBD bersama tim anggaran pemerintah daerah (TAPD).

Untuk pembahasan APBD ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah memberikan pedoman. Melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 33 tahun 2019 tentang Penyusunan APBD 2020, dijelaskan dengan detail. Mulai dari alokasi sampai dengan sumber pendapatan. “Template sudah ada, kami nanti tinggal membahas dengan eksekutif,” tandasnya.

Pimpinan Sementara lain Ali Fahmi menyebutkan, untuk pembahasan APBD 2020 pihaknya yakin bisa berjalan sesuai jadwal. Sebab, pada tahun ini selain wakil rakyat lama dan baru yang komposisinya separo-separo, juga dinamika politik. “Insya Allah bisa selesai seperti jadwal. Sehingga pekerjaan lain tidak terganggu,”  katanya. (*/laz/fj)