RADAR JOGJA – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) DIY menggelar Bakti Sosial Pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) , khususnya Medis Operasi Wanita (MOW) dan pelayanan papsmear di RS Bhayangkara Jogjakarta, Selasa (3/9).

Nampak hadir Kapolda DIY yang diwakili Waka Polda DIY Brigadir Jenderal Polisi Karyoto SIK, Kepala Rumah Sakit Bhyangkara, Tim Medis dari RSUP dr Sardjito, Perwakilan Kepala OPD KB Kabupaten Bantul dan Gunungkidul.

Plt Kepala Perwakilan BKKBN DIY Rohdhiana Sumariati SSos MSc menyampaikan pelaksanaan Bakti Sosial pelayanan KB MKJP, khususnya MOW dilaksanakan guna mendongkrak capaian program KKBPK, khususnya capaian kesertaan KB yang menurut data per Juni masih relatif rendah. “Data Juni 2019, menunjukkan bahwa capaian peserta KB Baru,  baru mencapai 18.102 akseptor atau baru 34,44 persen dari total Kontrak Kinerja Program (KKP) sebanyak 52.559 akseptor. Dengan capaian MKJP sebanyak 8.905, sekitar 38,58 persen dari KKP sebanyak 23.079 akseptor,” ujarnya.

Menurut Rohdhiana, bila lebih dicermati lagi pada capaian peserta KB Baru dengan metode MOW dan Medis Operasi Pria (MOP), maka capaian DIY sampai dengan bulan Juni 2019, MOW sebanyak 975 sekitar 41,02 persen dari KKP sebanyak 1.938 akseptor dan MOP sebanyak 128 atau 25,15 persen dari KKP sebanyak 509 akseptor. “Baksos MKJP kali ini khusus akan melayani KB MOW dengan rencana jumlah akseptor sebanyak 50 orang yang berasal dari Kabupaten Gunungkidul, Bantul, Sleman dan Kulonprogo yang terbagi dalam dua hari pelayanan,” tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, juga akan dilaksanakan pemeriksaan papsmear dengan sasaran sejumlah 100 orang, baik dari para kader KB di wilayah Kecamatan Kalasan maupun dari anggota polwan dan anggota bhayangkari. Rohdhiana mengapresiasi Kepala OPD KB Kabupaten dan seluruh jajarannya, teman-teman PKB dan para kader KB yang telah menggerakkan calon akseptor KB MOW dan papsmear sehingga pada hari ini dapat dilakukan pelayanan.   “Saya yakin dan percaya  bahwa kerjasama ini menunjukkan komitmen yang tinggi dari berbagai fihak untuk mendukung keberhasilan Program  Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di DIJ. Harapannya baksos pelayanan KB MKJP  ini dapat membangkitkan semangat dalam meningkatkan operasional pembangunan Kependudukan dan KB di wilayah DIY  sehingga target sasaran yang dicanangkan dapat tercapai,” ungkapnya. (*/pra)