RADAR JOGJA – Perubahan era revolusi industri 4.0 saat ini turut memberikan dampak pada pelayanan sektor kesehatan. Tenaga perawat yang bekerja di dalamnya pun harus meng-upgrade kemampuan dan karakter sebagai adaptasi perubahan tersebut.

Hal tersebut disampaikan Direktur Akademi Keperawatan (Akper) Notokusumo Giri Susilo Adi dalam upacara Wisuda Angkatan XXVII Tahun Akademik 2018/2019 di Hotel Sahid Jaya Yogyakarta, Kamis (5/9).

”Para lulusan perlu meningkatkan kemampuan tambahan yang harus dimiliki perawat zaman now seperti peka terhadap teknologi informasi, mempunyai pikiran kritis, mempunyai ide inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman,” jelas Giri.

Menurutnya,  kemampuan tersebut merupakan modal penting untuk perawat dalam berinovasi di dunia pendidikan maupun pelayanan praktik keperawatan. Dalam wisuda kali ini Akper Notokusumo mendapatkan kado istimewa yaitu terkait dengan perubahan bentuk dari Akademi Keperawatan (Akper) Notokusumo menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Notokusumo Yogyakarta dengan penambahan prodi S1 Farmasi.

Kabar gembira tersebut disampaikan secara langsung oleh perwakilan dari LLDIKTI Wilayah V Sukarsono Windu Kumoro. ”Kami mengucapkan selamat kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan studinya di Akper Notokusumo. Juga selamat atas berubahnya bentuk dari Akper menjadi STIKES Notokusumo tepat pada 20 Agustus 2019 lalu. Semoga perubahan ini menjadi pemicu untuk berkembang lebih baik lagi kedepannya,” papar Sukarsono.

Ketua Yayasan Notokusumo Sedianto Soetio menambahkan, pendidikan di Akper Notokusumo selama ini selalu menyeimbangkan antara pendidikan yang sesuai kompetensi keahliannya dengan pendidikan karakter. Dengan harapan lulusannya memiliki kompetensi keahlian yang mumpuni serta karakter yang berkualitas.

Tahun 2019 ini, Akper Notokusumo mewisuda 181 orang lulusan, dengan sebaran jenis kelamin wanita sejumlah 160 lulusan dan laki-laki sejumlah 21 lulusan. Sebanyak 56 wisudawan lulus dengan predikat cumlaude dan lulusan terbaik diraih oleh Meriana Nevean Wayani dengan IPK 3,91.

Dalam kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan untuk sejumlah prestasi yang berhasil diraih oleh wisudawan selama menempuh pendidikan di Akper Notokusumo, diantaranya Juara I Lomba Futsal Tingkat Provinsi di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta tahun 2018, Juara III Lomba Voli HUT Bethesda Yogyakarta tahun 2018, Juara III Lomba Futsal Putra Tingkat Provinsi dalam rangka International Nurse Day 2018, Juara III Lomba Poster tingkat Provinsi di PKU Muhammadiyah Yogyakarta tahun 2018 dan Juara III Lomba Poster tingkat Provinsi dalam rangka Dies Natalis Akper Notokusumo tahun 2019.

Prestasi membanggakan lainnya adalah telah diterimanya lulusan oleh sejumlah stakeholder. Sebanyak 8 lulusan diterima bekerja di Rumah Sakit Pondok Indah, 9 lulusan diterima di Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk, 2 lulusan diterima di PT JIAEC untuk bekerja di Jepang, 40 lulusan diterima bekerja di Siloam Hospital. 45 lulusan sudah dijadwalkan untuk mengikuti rekruitmen Metro Hospital Grup dan 2 mahasiswa akan mengikuti rekruitmen Yayasan BIMA untuk bekerja di Jepang. JIAEC dan Yayasan Bima masih membuka kesempatan rekruitasi bagi lulusan yang berminat untuk bekerja di Jepang.

Dalam acara wisuda tersebut, juga dilakukan prosesi Sumpah Perawat oleh Ketua DPW PPNI Yogyakarta. Hal tersebut sebagai dasar diterbitkannya nomor registrasi perawat yang akan menjadi syarat utama diterbitkannya Surat Tanda Registrasi (STR) Perawat setelah mengikuti Uji Kompetensi Nasional. (*/ita/ila)