RADAR JOGJA – Tak bisa memulai aktivitas tanpa secangkir kopi? Memang minum kopi di pagi hari bisa menjadi pembangkit mood. Tapi, sebaiknya jangan berlebihan dalam mengonsumsinya.

Dilansir dari NDTV, penelitian terbaru menunjukkan adanya korelasi antara risiko penyakit migrain dengan minum kopi berlebihan. Migrain adalah kondisi yang ditandai dengan sakit kepala berulang yang bervariasi dalam intensitas dari sedang hingga parah. Tak jarang dibarengi dengan mual dan peningkatan kepekaan terhadap cahaya serta suara.

Dalam penelitian dikatakan, kalau mengonsumsi tiga cangkir atau lebih minuman kopi berkafein bisa memicu migrain. Para peneliti meminta 98 ​​partisipan dengan gejala migrain episodik untuk mengisi buku harian elektronik. Kemudian, kebiasaan mereka direkam dari mulai kebiasaan asupan minuman berkafein seperti teh, kopi, soda, minuman berenergi, pada pagi dan malam hari.

Para responden mencatat apakah mereka mengalami sakit kepala atau tidak, intensitasnya serta durasinya, dan obat yang digunakan. Dari situ ditemukan, asupan satu atau dua cangkir kopi dan minuman berkafein lainnya tidak memicu sakit kepala pada hari yang sama atau pada hari berikutnya. Tetapi jika minum tiga cangkir atau lebih porsi minuman bisa meningkatkan risiko migrain.

Dilansir dari jawapos.com, studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Medicine tak hanya terpaku pada kopi berkafein. Tapi juga mengungkapkan pemicu umum lainnya termasuk pola tidur, siklus menstruasi, stres psikologis, asupan alkohol, aktivitas fisik, dan gejala depresi. (jpc/ila)