RADAR JOGJA – Masyarakat dan wisatawan yang menyambangi Tugu Jogja Sabtu malam (14/9) disambut aneka wedangan tradisional. Persembahan dari berbagai hotel dan restoran di wilayah Jogja.

Ini merupakan rangkaian acara Festival Wedangan Kaping Setunggal yang dihelat oleh Food and Beverage Association (FBA). Acara ini diselenggarakan untuk pertama kali dan merupakan festival wedangan terbesar. Tak tanggung-tanggung ada lebih dari 1.000 wedangan yang dibagikan secara gratis.

Ketua FBA Moh Imanudin menjelaskan, FBA menghadirkan 30 booth dalam festival, pesertanya anggota FBA yang terdiri dari Hotel dan Restoran di wilayah DIJ. Tujuan dihelatnya acara adalah untuk mengangkat potensi pariwisata DIJ terutama wisata kulinernya yang beragam. “Basisnya adalah wedangan sebagai ciri khas wisata kuliner Jogja,” tuturnya.

Selain membagikan wedangan gratis, pengunjung juga disuguhkan dengan pertunjukan juggling, fire dance, demo wedang, angklung jalanan, games, dan doorprize menarik. Ini menambah sajian hiburan bagi masyarakat yang tengah bermalam Minggu.

Terdapat pula perlombaan yang diikuti para peserta festival. Ada tiga katagori perlombaan yakni kostum tradisional terbaik, wedang terenak, dan booth terbaik. Dengan juri dari Polda DIJ, PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia), Dinas Pariwisata DIJ, dan Korem 072 / Pamungkas. “Masing-masing peserta unjuk kreativitas dalam meracik wedangan terbaik. Kostum dan penampilan booth juga masuk dalam penilaian”, jelasnya.

Dia berharap festival wedangan dapat menjadi agenda rutin tahunan. Mengingat antusiasme masyarakat yang luar biasa terhadap festival ini. “Sengaja dipilih hari Sabtu dan mengambil tempat di wilayah Tugu,” ujarnya. (sce/cr16/pra/tif)