RADAR JOGJA – Keberadaan pejabat sekretaris provinsi (Sekprov) DIJ definitif, tampaknya  bakal dalam waktu dekat. Penetapan pejabat karir ASN tertinggi di DIJ ini hanya menunggu rapat tim penilai akhir (TPA) yang dipimpin presiden.

Siapa sosok yang akan menggantikan Sekprov Gatot Saptadi, patut ditunggu. Meskipun kabar yang beredar, Gubernur DIJ Hamengku Buwono X telah memilih satu nama, dan secara formalitas menunggu restu dari Presiden Joko Widodo.

Nama Tavip Agus Rayanto yang menjabat Asekprov DIJ Bidang Pemerintahan dan Administrasi Umum digadang-gadang sebagai sosok kuat menduduki jabatan  ini. Sepak terjang Tavip di sejumah organisasi perangkat daerah (OPD) memang menjadi kelebihan dibandingkan dua pesaing lainnya.

Namun, ada sosok lain dinilai bisa menjadi kuda hitam yang secara mengejutkan muncul ke permukaan. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIJ Kadarmanta Baskara Aji dan Sekda Gunungkidul Drajad Ruswandono, memiliki kans kuat menggantikan Gatot.

Saat dikonfirmasi, Gatot yang juga menjabat Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) Sekprov DIJ  hanya tersenyum. “Semoga saja pilihan jenengan sama seperti prediksi saya,” kata Gatot seraya bergurau.

Dijelaskan, proses penetapan tinggal menunggu keputusan dari presiden. Hasil rekomendasi dari Komisi Aparat Sipil Negara untuk ketiga nama, juga sudah disampaikan ke TPA.

Dia banyak berharap penetapan sekprov definitf bisa dilakukan sebelum dirinya pensiun dan tidak menunggu presiden baru dilantik  20 Oktober mendatang. Sebab sesuai jadwal, sidang TPA seharusnya dilakukan setiap bulan. “Bulan ini belum sidang, semoga bisa ikut dirapatkan untuk bulan ini,” katanya.

Kalaupun hasil rekomendasi ketiga calon Sekprov yang akan dibahas Sidang TPA belum bisa ditetapkan September ini, menuruntnya, hal itu juga tidak akan menimbulkan persoalan. Alasannya, Kemendagri pasti akan menyiapkan pelaksana tugas (Plt) sekprov. “Roda pemerintahan tidak akan terganggu,” katanya. (bhn/laz)