RADAR JOGJA – Semi Pedestrian Selasa Wage terbukti menjadi daya tarik pengunjung Jalan Malioboro. Namun ternyata bukan hanya bagi wisatawan, tapi juga pelaku wisata.

Terbukti dengan semakin banyaknya keterlibatan pelaku wisata kabupaten dan kota. Bahkan, juga ada keterlibatan kelompok seniman dari Bali.

Kepala Dinas Pariwisata DIJ Singgih Raharjo menuturkan Selasa Wage ibarat etalase. Seluruh potensi seni dan budaya yang ditampilkan adalah kekayaan kearifan lokal. Tujuannya untuk menarik wisatawan untuk berkunjung ke daerah asal seniman.

“Kami tidak membatasi jenis kesenian yang akan tampil. Boleh tradisional, kontemporer atau kesenian modern. Tapi ada semacam seleksi kecil tentang kelayakan untuk tampil di hadapan publik,” jelasnya, Selasa (1/10).

Itulah mengapa Dispar DIJ meminta penampil berdandan. Dalam artian menyajikan suguhan pementasan yang menarik. Sehingga tidak hanya sekadar tampil. Pola pikirnya sebagai konsep manajemen pemasaran untuk kelompok seni maupun daerah asalnya.

Berdasarkan data sementara, Selasa Wage turut meningkatkan angka kunjungan wisatawan di Malioboro. Tidak hanya dari Jogjakarta, tapi juga luar daerah. Ada pula peningkatan wisatawan mancanegara.

“Jadi ada tren baru, datang hanya untuk Selasa Wage. Para wisatawan sudah menjadikan even ini sebagai agenda berwisata. Apalagi sekarang penampil di kawasan pedestrian semakin beragam,” ungkapnya.

Singgih optimistis even ini mampu mendukung angka kunjungan tahunan. Sebagai acuan jumlah kunjungqn wisatawan mancanegara medio 2018 mencapai 416 ribu. Sementara untuk angka kunjungan wisatawan domestik menyentuh angka lima juta pengunjung.

Upaya menarik perhatian juga dengan penerapan konsep. Selasa Wage kali ini mengangkat tema batik. Seluruh penampil dan kawasan Malioboro dihiasi nuansa batik. Tema ini untuk menyambut Hari Batik yang jatuh hari ini (2/10).

“Untuk target wisatawan 2019 ini masih gerak. Besar kemungkinan bisa melebihi 2018. Untuk promosi kami tidak bergerak sendiri. Ada keterlibatan travel agent, Asita hingga PHRI,” katanya. (dwi/laz)