RADAR JOGJA – Sempitnya akses jalan menuju permukiman padat penduduk dan tiadanya hidran kering di daerah itu, menyebabkan terhambatnya tim pemadam kebakaran saat mencoba memadamkan api di kawasan Jalan Pasar Kembang (Sarkem), Rabu (2/10). Si jago merah pun meludeskan gudang mebel milik Hotel Abadi.

Dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pukul 10.00 di Kampung Sosrowijayan Kulon GT 1/176, Sosromenduran, Gedongtengen, Kota Jogja ini, satu orang diketahui tewas.

Korban atas nama Zainudin, 41, asal Palembang, Sumatera Selatan, yang kesehariannya sebagai juru parkir (jukir) di kawasan Sarkem.

Adanya korban meninggal diketahui setelah empat unit mobil pemadam kebakaran dibantu dari UGM dan water canon milik Brimob melakukan pendinginan pukul 11.30 hingga 12.30. Ternyata di dalam gudang ditemukan korban dalam posisi tidur.

Iwan, salah seorang saksi mata yang merupakan warga sekitar mengaku tidak terdengar suara teriakan minta tolong dari dalam bangunan yang terbakar. “Ndak ada, saya gak tahu wong tidak ada yang bengak-bengok minta tolong. Di depan bangunan ini kan juga sepi dan tertutup,” ujarnya.

Salah seorang karyawan Hotel Setia Bacpacker ini menjelaskan, bangunan yang terbakar adalah gudang mebel milik Hotel Abadi. Bangunan berbahan material seng dan berisi furniture berbahan dasar kayu seperti meja, kursi, maupun bahan-bahan yang mudah terbakar.

Awalnya dia berada di lantai empat Hotel Setia yang tepat bersebelahan langsung dengan gudang yang terbakar. “Saya baru makan tadi di atas, tiba-tiba langsung ada api yang menyambar dan bunyi ledakan. Terus saya turun dan teriak ke warga,” ceritanya.

Laki-laki 32 tahun ini mengungkapkan, isi gudang selain furniture juga ada kompor dan gas untuk memasak. Ia juga baru mengetahui ada korban meninggal setelah api berhasil dipadamkan. “Kemungkinan korban menyadari gudang terbakar saat api sudah membesar,” katanya. (cr15/laz)