RADAR JOGJA – Honda Developmental Basketball League (DBL) 2019 D.I. Jogjakarta Series resmi dihelat Kamis (10/10). Kompetisi bola basket antar-SMA terbesar di Jogjakarta yang berlangsung di GOR UNY begitu meriah.

Ribuan suporter selalu antusias memberikan dukungan penuh kepada tim pujaan masing-masing. Para pebasket putra dan putri dari berbagai SMA di DIJ tampil penuh semangat. Tim yel-yel dari sekolah yang bertanding pun tampil enerjik.

Pelatih SMAN 7 Jogja Kukuh Hardopo Putro sangat mengapresasi penyelenggaraan DBL. Apalagi, DBL sudah memasuki tahun ke-12 digelar di Jogjakarta. ”Semoga tetap terus ada di tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Dia menyatakan, aturan yang diterapkan dalam DBL sngat ketat. Ada banyak aturan baru. Dia yakin aturan itu dijalankan dengan tujuan membuat pertandingan menjadi fair. ”Juga menambah seru jalannya pertandingan,” ujarnya.

General Manager PT DBL Indonesia Branch DIJ & Central Java Berchman Heroe menyatakan, antusiasme dalam menyambut DBL Jogjakarta selalu meningkat dari tahun ke tahun. ”Tahun ini untuk kali pertama kami laksanakan DBL selama tiga minggu,” ujarnya.

Menurut Heroe, penambahan waktu pertandingan itu didasari banyaknya jumlah sekolah yang berminat berpartisipasi. Terutama untuk katagori basket putra.

”Pada tahun-tahun sebelumnya, kami sempat menolak banyak sekolah. Tapi, tahun ini kami tampung agar mereka juga bisa berkompetisi,” jelasnya.

Lebih lanjut Heroe menegaskan, ajang DBL bertujuan untuk mencari bibit-bibit pebasket muda potensial. Namun, menurutnya, bukan itu yang menjadi tujuan utama. ”Yang paling penting itu setiap pelajar dari berbagai sekolah bisa saling menghormati antara satu dengan yang lain,” tandasnya. (cr12/din)