RADAR JOGJA – Menyandang status tuan rumah, Kota Jogja optimistis keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga Daerah (Porda) XV Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) 2019. Ya, per 10 Oktober, Kontingen Kota Jogja sukses puncaki klasemen dengan perolehan 79 emas.

Raihan medali ini terpaut dua emas dari Kabupaten Bantul yang menduduki peringkat kedua. Hingga pembukaan Porda XV tadi malam, Kota Jogja berhasil mengumpulkan sebanyak 239 medali.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jogja Tri Joko Susanto optimistis dan Kontingen Kota Jogja dapat menjadi yang terbaik dalam gelaran multisport event tingkat provinsi tersebut. “Sebagai tuan rumah wajar kalau berharap bisa keluar sebagai jawara,” tuturnya.

Diakui Tri Joko, Porda XV tahun ini berjalan sangat ketat. Sebab, dua kontingen. Yakni  Kulonprogo dan Gunungkidul yang sebelumnya minim perolehan medali perlahan-lahan mulai bangkit. Artinya, tim Kota Jogja harus berjuang lebih keras untuk merealisasikan target yang diusung. “Ini menunjukkan bukti pembinaan olahraga di DIJ mulai meningkat,” katanya.

Kendati demikian, Tri Joko berkeyakinan usai pembukaan Porda, tim Kota Jogja bisa mendulang lebih banyak medali. Sebab, beberapa cabor andalan yang berpotensi menggondol emas tengah dan belum di pertandingkan. Seperti catur, renang, dan sepak bola.

Target yang dipatok Kota Jogja yakni, 155 emas. Namun, secara hitung-hitungan, target tersebut bisa saja meleset. Itu lantaran perolehan Gunungkidul maupun Kulonprogo bisa semakin meningkat. Sehingga perebutan kuota emas antara Kota Jogja, Bantul, dan Sleman jumlahnya semakin berkurang.

Tri Joko menyebut pesaing terdekat dan terberat apabila dilihat dari perolehan medali, Kontingen Kabupaten Bantul tentu menjadi lawan yang wajib diwaspadai. Menurutnya, kalau Bantul tidak lari, Kota Jogja bisa konsisten memimpin klasemen. “Namun kalau mereka terus mendapatkan medali, kami siap bersaing dengan Bantul,” tandasnya.

Kontingen Kota Jogja berprinsip sebagai juara tidak harus menang di depan. Melainkan di akhir kejuaraan. “Ya, memang target kami di penutupan bisa melampaui semuanya. Target 155 kalau tercapai, Insya Allah bisa juara,” papar Tri Joko.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Jogja Edy Heri Suasana juga berharap Kota Jogja meraih hasil yang lebih baik dari perolehan Porda 2017. “Kami sudah memiliki satuan tugas khusus untuk pemenangan cabor,” ujar Edy. (cr18/din)