RADAR JOGJA – Pendidikan memegang peranan penting untuk mempersiapkan SDM yang unggul dan kompetitif. Kualitas pendidikan akan berpengaruh terhadap kemajuan bangsa. Untuk itu, selain fasilitas, agar keberhasilan pendidikan bisa tercapai, kemampuan guru dalam mengajar juga perlu ditingkatkan, khususnya untuk SMK.

Itu diungkapkan dalam disertasi dosen Prodi Pendidikan Teknik Elektro UNY Hartoyo MPd MT yang berjudul “Pengembangan Model Uji Kompetensi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik untuk Guru SMK”.

Disebutkan, Guru SMK yang profesional selain wajib memiliki Sertifikat Pendidik juga sebaiknya memiliki Sertifikat Keahlian. Saat ini SMK masih perlu meningkatkan kuantitas dan kualitas guru untuk Bidang Produktif khususnya di Bidang Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL).

Penelitian ini telah mengantarkan Hartoyo meraih Gelar Doktor Pendidikan dari Program Pascasarjana UNY 21 Agustus lalu. Dalam Ujian Terbuka Sidang Promosi Doktor di hadapan Guru Besar Penguji, Hartoyo mengungkapkan bahwa Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berada di bawah Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK), belum mengembangkan Sertifikasi Khusus untuk Guru SMK. “Selama ini lembaga itu hanya memberikan sertifikasi untuk profesional di industri secara spesifik. Padahal Guru SMK membutuhkan sertifikasi keahlian,” ujarnya di Kampus UNY, di Karangmalang, Sleman, Kamis (10/10).

Menurut Hartoyo, penelitian ini untuk guru SMK TITL yang berada di level dasar. Rancangan Model ini merupakan representasi yang menggambarkan Sertifikasi Uji Kompetensi TITL untuk Guru SMK, yang terdiri dari input, proses, dan output. (*/pra)