RADAR JOGJA – UBS Gold Dance Competition tetap menjadi hiburan menarik di tengah gelaran Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2019 hari keempat di GOR UNY, Minggu. Semua tim dance menampilkan koreografi dan kostum memukau.

Salah satunya, tim dance SMAN 6 Jogja (Namche). Berkostum warna hijau kombinasi merah dan emas, mereka membuat penonton berdecak kagum dengan tiap gerakan yang mereka sajikan.

Kapten tim dance dari Namche Tarysa Annabel mengatakan koreografi yang mereka buat memiliki tingkat kesulitan tinggi. Gerakan tersulit adalah split. Tiga teman Annabel yang melakukan split baru kali pertama melakukannya.

“Mereka bertiga perlu waktu sebulan untuk melakukan split. Hal tersebut juga disebabkan karena tidak memiliki cheerleader basic. Tapi alhamdulilah tetap sukses melakukannya,’’ ucap Annabel.

Tim dance Namche mengambil konsep Jasmine yang ada di film Aladdin. Perempuan yang duduk di kelas XII tersebut mengatakan konsep Jasmine hampir sama dengan apa yang timnya akan buat, yaitu Arabian. Terdapat kesamaan antara konsep Arabian dan Jasmine karena sama-sama berlatar Timur Tengah.

“Ya, bisa diibaratkan mumpung sama konsepnya dengan apa yang disyaratkan, kami ambil konsep tersebut. Itu mempermudah kami latihan karena adanya kesamaan,’’ jelas Annabel.

Salah satu hambatan yang pernah mereka rasakan adalah saat salah satu anggota tim keluar. Padahal dia merupakan salah satu yang bisa memotivasi tim dance Namche.

“Dia selalu motivasi kami kalau lelah atau ogah-ogahan latihan. Tapi kita tetap menghormati keputusan dia karena diminta orang tuanya fokus sekolah. Namun dia tetap memotivasi kami walaupun lewat chat di grup dance kami,’’ ujar Annabel. (*/iwa/rg)