RADAR JOGJA – HONDA DBL D.I.Jogjakarta Series 2019 memasuki hari kelima, Senin (14/10). Pertandingan pembuka antara SMAN 1 Ngaglik melawan SMAN 11 Jogja. Kemenangan diraih SMAN 11 Jogja dengan skor 31-15. Raihan tersebut tak lepas dari dukungan suporter setia mereka.

Koordinator suporter SMAN 11 Jogja Rizky Sanjaya mengatakan selama gelaran liga basket pelajar terbesar se-Indonesia tersebut, tim basket sekolahnya tidak pernah menjuarainya. Dia menganggap hal itu tidak boleh terjadi lagi. Oleh karena itu, suporter yang dipimpinnya membuat koreografi 3D bergambar beruang dan bertuliskan Get Well Soon, Bear.

“Koreografi 3D yang kami buat agar SMAN 11 Jogja juara tahun ini. Dan juga pamflet yang bertuliskan Hibernasi Sampai Kapan juga biar mereka termotivasi bermain lebih bagus,’’ ungkap Rizky.

Rizky mengatakan bahwa koreografi 3D tersebut menghabiskan biaya Rp 2 juta. Didapatkan dari penjualan kaos suporter dan mengambil untung dari pembelian tiket. Tiket dijual dengan harga Rp 18 ribu ke suporternya sehingga, mendapatkan untung Rp 500. Mereka tidak mau membebani sekolah untuk biaya suporter.

“Pengumpulan dana perlu waktu sebulan. lewat penjualan kaos yang dijual Rp 65 ribu dan mengambil untung dari penjualan tiket,’’ kata Rizky.

Pembuatan koreografi 3D tersebut berbuah manis. SMAN 11 Jogja mampu menaklukkan SMAN 1 Ngaglik. Rizky berharap kemenangan ini pun dapat diraih terus di pertandingan selanjutnya. Dan menjadi juara.

“Tidak rugi jerih payah kami mengumpulkan uang dan mendesain. Semoga mampu menjadi juara agar tidak hanya menjadi pelengkap di DBL,’’ kata Rizky. (*/iwa/tif)