RADAR JOGJA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonpro- go kembali meraih Penghargaan Anugerah Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbuka- an Informasi Badan Publik DIY 2019. Tidak tanggung-tanggung delapan kategori direbut Kulonprogo dalam penganugerahan yang digelar Komisi Informasi Daerah (KID) DIY di Hotel Tara, Yogyakarta baru-baru ini.

Delapan penghargaan yang disabet Kulonprogo adalah, Pejabat Pengelola Informasi Publik (PPID) Kabupaten Kulonprogo sebagai terbaik pertama ada kategori PPID Utama. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulonprogo terbaik pertama pada Kategori OPD Pemkab/Pemkot.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulonprogo terbaik keempat, Pengadilan Agama Wates terbaik kedua Yudikatif, Kecamatan Nanggulan terbaik kedua dan Kecamatan Pengasih terbaik ketiga kategori Kecamatan, dan PD BPR Bank Pasar Kulonprogo terbaik kedua Kategori BUMD.

Wakil Bupati Kulonprogo Drs H Sutedjo mengata- kan, penghargaan yang dicapai adalah usaha dan kerja keras dari berbagai pihak. Dia mengapresiasi dan berterimakasih yang bekerja maksimal mempe- rispkan segala sesuatu dalam keterbukaan informa- si.”Saya mengingatkan agar setiap OPD selalu aktif dalam menanggapi aduan dari Masyarakat. Karena PPID merupakan motor pengerak dalam rangka memberikan informasi,” katanya.

Dia berharap PPID semakin baik ke depan. Sehingga prestasi nyang telah diraih bisa diper tanggungjawabkan dan menjadi bukti serta peny- emangat untuk kinerja yang lebih baik ke depan. “Kulonprogo telah mampu membentuk PPID sampai desa. Sehingga menjadi contoh untuk daerah lain. Ke depan harus semakin baik lagi,” harapnya.

Ketua Komisi Informasi DIY Hazwan Iskandar Jaya menyatakan, monitoring dan evaluasi melibatkan Balai Pengembangan SDM dan Penelitian (BPSDMP), Universitas Aisiyah (Unisa), dan Universitas Gadjah Mada. Sehingga mendapat perumusan instrumen penilaian yang bisa dipertanggung jawabkan secara akademik.

Kategori yang dinilai adalah PPID Utama Pemda DIY serta kabupaten/kota, OPD Pemda DIY serta kabupaten/kota, kecamatan se-DIY, instansi vertikal, lembaga yudikatif dan legislatif dan BUMD. “Kami memiliki lima tahapan penilaian, mulai dari penyeba- ran angket kuisioner, pencermatan website badan publik, visitasi, uji akses serta presentasi badan publik dihadapan penilai,” ucapnya.

Secara khusus, Tim KID DIY juga memberikan penghargaan atas keterbukaan informasi publik dengan terbentuknya PPID Desa kepada Kabupaten Kulonprogo dan Kabupaten Sleman. Penghargaan kepada para pemenang tersebut diberikan langsung oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X. (tom/din)