RADAR JOGJA – Kontingen Kota Jogja sukses menjadi juara umum cabang olahraga (cabor) goalball Pekan Paralympic Daerah (Peparda) II Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Itu setelah mereka menyabet dua medali emas dalam partai final yang digelar di Gedung Bumiputera UGM, Selasa (15/10).

Diperkuat dua atlet eks Peparnas, tim Kota Jogja tampil sangat gemilang. Di sepanjang laga tuan rumah bermain cukup tenang. Baik saat bertahan maupun melakukan lemparan. Hasilnya, mereka berhasil mengandaskan Sleman dengan skor 10-1.

Gol tim putri Kota Jogja masing-masing dicetak oleh Ema Iryanti (10’30), Danik Tri (6’30), lalu Evita Sari (1’31,1’56, 6’43,9’50), Aulia Rahmi (2’19,4’15,7’43,8’23). Sementara gol tunggal Sleman dicetak Anisa Widiastuti (2’01).

Di pertandingan lainnya, tim putra Kota Jogja sukses mengalahkan Bantul. Ristanto dkk menundukkan Bantul dengan skor 13-12. Sementara perunggu diraih tim Sleman.

Pelatih Goalball Kota Jogja Bismianto mengaku bersyukur atas hasil yang diraih timnya. Dia menyebut anak sudah menggunakan strategi yang diberikan pelatih saat latihan. Menurutnya, kunci kemenangan Kota Jogja yakni, kekompakan. ”Alhamdulillah. Ini hasil yang memuaskan,’’ ujarnya.

Goalball merupakan kali pertama dipertandingkan dalam gelaran Peparda. Bismianto pun berharap hal tersebut dapat membawa dampak positif bagi pembinaan sekaligus regenerasi atlet DIJ. “Ini sebagai persiapan untuk Peparnas juga,” bebernya.

Goalball merupakan olahraga khusus untuk atlet dengan gangguan penglihatan dan mengandalkan pendengaran. Satu tim terdiri dari tiga pemain akan melempar bola yang memiliki lonceng, ke gawang lawan. Bola dilempar dengan tangan. Bukan ditendang.

Saat bola digelindingkan ke gawang lawan, lawan akan berjaga di depan gawang untuk menghadang bola. Saat pertandingan berlangsung, pemain dan penonton dilarang bersuara. Koordinasi antarpemain dilakukan dengan sandi berupa tepukan ke lapangan. (cr18/din/tif)