RADAR JOGJA – SMAN 8 Jogja (Delayota) sukses merengkuh kemenangan perdana di ajang Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2019 tadi malam (15/10). Menghadapi SMAN 7 Jogja (Seveners), tim basket putra Delayota membukukan skor 24-13.

Delayota tampil percaya diri sejak kuarter pertama. Skor 5-2 bisa mereka amankan di kuarter tersebut. Permainan anak-anak Delayota terus konsisten hingga kuarter keempat dan kemenangan pun bisa mereka amankan.

Kemenangan ini menjadi pelipur lara bagi Delayota setelah di laga perdana mereka takluk dari SMAN 2 Jogja (Smada). Selain itu kemenangan ini juga membuat Delayota mengumpulkan tiga poin di Grup D sekaligus membuat peluang mereka melaju ke fase selanjutnya terbuka.

Pelatih SMAN 8 Jogja Denisa Rahman Arsito menyatakan permainan tim asuhannya sudah lebih baik ketimbang saat mereka kalah dari SMAN 2 Jogja beberapa waktu lalu. “Terutama pada semangat juang anak-anak,” ujarnya.

Di laga terakhir, berlangsung Minggu (20/10) mendatang, SMAN 8 Jogja akan berhadapan dengan SMAN 1 Banguntapan. Denisa yakin dengan peluang timnya di laga tersebut. “Semoga bisa menang di laga terakhir untuk lolos ke babak selanjutnya,” tandas Denisa.

Sementara itu di laga basket putra lain, MAN 2 Jogja (Mandua) melawan SMA Al Azhar 9 Jogja. Mandua takluk dengan skor 24-29 dari Al Azhar.

Kemenangan ini membuat Al Azhar meraih kemenangan perdana pada Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2019. Mereka mengumpulkan tiga poin dari dua laga. Raihan itu sama dengan MAN 2 Jogja.

Pelatih MAN 2 Jogja Boby Alamsyah menyatakan kekalahan perdana timnya menunjukkan mental bermain Mandua masih belum kuat. Tak hanya itu, Boby juga mengakui keunggulan Al Azhar yang sudah sering malang melintang di berbagai kompetisi.

Terkait kans lolos dari fase grup, Boby menyebut peluang itu masih ada. “Kami harus pastikan bahwa kemampuan anak-anak lebih dari cukup untuk lolos grup. Kami terus ingatkan untuk siapa mereka bermain,” katanya. (cr12/iwa/rg)