RADAR JOGJA – Merayakan miladnya yang ketiga, Komunitas Kasepuhan Pit Onthel (Kaspo’16) sukses menggelar gowes bareng, Sabtu (9/11). Kegiatan yang mengusung tema Gowes Never Ending, Kaspo’16 Never Die ini diikuti 400 goweser dari berbagai komunitas.

“Di usia yang ketiga tahun ini semoga komunitas Kaspo’16 dapat terus eksis, menginspirasi, dan semakin memperkuat tali persaudaraan antarkomunitas goweser,” ujar Ketua Umum Kaspo’16 Agoes Samyardono di sela acara.

Agoes mengatakan, selama tiga tahun berdiri Kaspo’16 hadir sebagai wadah silaturahmi dan menyalurkan hobi masyarakat pecinta sepeda. Oleh karena itu dalam perayaanya tahun ini, gowes paseduluran dihadiri 40 komunitas gowes  di  DIJ dan sekitarnya. Sepeda yang dipakai pun bermacam-macam, mulai jenis MTB, RB, DH, touring hingga onthel.

“Dengan bersepeda banyak manfaat yang didapat, selain sehat jasmani dan rohani yakni paseduluran tanpo bates,” katanya.

Sekretaris Kaspo’16 Tri Mantono  memaparkan, gowes bareng antarkomunitas ini dipastikan menempuh jarak sejauh 15 km. Dilepas Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun dari halaman Balai Desa Condongcatur dan finish di Kampung Kuliner Pringwulung, Condongcatur.

“Setiap tahun tempat pelaksanaan berganti-ganti. Tahun ini di Condongcatur. Selain memperkenalkan Sleman, kami juga ingin mengangkat potensi desa-desanya,” katanya.

Kades Condongcatur Reno Candra Sangaji selaku tuan rumah mengungkapkan dukunganya. Pihaknya bersama pemerintah desa mendorong penuh seluruh kegiatan yang berkaitan dengan sepeda. “Semoga semakin kompak, menjadikan sepeda sebagai media seduluran sak lawase. Condongcatur untuk semua,” tegasnya.

Wabup  Sleman Sri Muslimatun  berpesan agar masyarakat senantiasa guyup rukun dan membudayakan hidup sehat. Sebab dengan dua hal itu nantinya masyarakat ke depan akan mampu membangun daerah masing-masing. “Mari bersama membangun Sleman yang lebih maju,” katanya. (*/laz)