RADAR JOGJA – Kasus bangunan sekolah rusak sehingga tidak layak untuk proses belajar mengajar di SDN Gedangklutuk, Kanigoro, Saptosari, ibarat fenomena gunung es. Ternyata jumlah sekolah yang dalam kondisi rusak tidak sedikit.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul Bahron Rasyid mengatakan, dari laporan dan pengecekan lapangan, tahun depan ada perbaikan gedung di sejumlah sekolah.

“Tapi jumlahnya puluhan atau berapa, saya tidak hafal. Diperbaiki dalam anggaran tahun 2020,” katanya saat dihubungi, Minggu(10/11).

Jika dikaitkan dangan kasus kerusakan atap SDN Gedangklutuk, ke depan pihaknya meminta kepada operator di masing-masing sekolah untuk melakukan pencatatan secara utuh. Selanjutnya dari dinas dan pihak terkiat melakukan kroscek ke lapangan.

“Nanti bisa diketahui kriteria kerusakan. Apakah masuk rusak ringan, sedang, atau rusak berat. Muncul skala prioritas pembangunan nanti,” ujarnya.

Dalam waktu dekat seksi sarana dan prasarana juga melakukan penyisiran ke sejumlah sekolah. Tujuannya, data pokok pendidikan (dapodik) yang ada di masing-masing sekolah dapat ditindaklanjuti.

Sementara itu, seorang petugas dapodik yang meminta namanya tak disebut memastikan bahwa tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sudah dilaksanakan. Salah satunya memberikan laporan jika ada perubahan di sekolah.

“Laporan bisa harian, mingguan dan seterusnya. Kalau ada perubahan di sekolah, kami laporkan,” kata sumber itu.

Akan tetapi jika berkaitan dengan pelaporan kondisi gedung sekolah, pihaknya merasa kesulitan. Boleh jadi dalam pandangan dapodik mengenai kerusakan bangunan memerlukan perbaikan segera, namun bisa beda dalam kacamata dinas.

Terpisah, Bupati Gunungkidul Badingah menugaskan kepala disdikpora untuk segera menindaklanjuti perbaikan SDN Gedangklutuk. Sarana pendidikan yang layak merupakan hak dasar yang harus dijamin oleh pemerintah.

“Sehingga ruang sekolah yang aman sudah seharusnya dijamin oleh pemerintah. Harapan saya, segera ada upaya perbaikan, lalu direnovasi untuk pelayanan anak didik,” kata Badingah.

Di bagian lain, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Gunungkidul Irfan Ratnadi mengaku sudah diusulkan rehab SDN Gedangklutuk. Namun karena antre perbaikan dan keterbatasan anggaran, maka belum bisa dilakukan tahun ini.

“Tapi tahun 2020 akan dilakukan perbaikan secara menyeluruh di SDN Gedangklutuk, sehingga tidak membahayakan para siswa,” kata Irfan. (gun/laz)