RADAR JOGJA – Seluruh jajaran Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang (Polbangtan YoMa) mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan di halaman kampus Magelang, Senin (11/11).

Bertindak sebagai pembina upacara Wakil Direktur (Wadir) III Polbangtan YoMa Teguh Susilo SPt MSi. Dalam amanatnya, Teguh mengingatkan seluruh jajarannya untuk bisa menjadi pahlawan bagi diri sendiri. Dimulai dengan hal-hal kecil. “Setelah menjadi pahlawan bagi diri sendiri, lalu menjadi pahlawan keluarga, pahlawan Polbangtan, kemudian jadi pahlawan nusa dan bangsa,” tuturnya.

Menjadi pahlawan, lanjut Teguh, intinya bisa berbuat sesuatu yang positif dan bermanfaat bagi sesama. Serta bisa menjadi teladan untuk orang lain

Di Polbangtan, langkah menjadi pahlawan salah satunya dengan memajukan pertanian Indonesia. Lewat pemikiran dan tindakan nyata. “Dahulu pahlawan perjuangan memiliki slogan NKRI harga mati dalam mempertahankan kemerdekaan. Kali ini berkaitan dengan itu, slogan yang digaungkan oleh Mentan Syahrul Yasin Limpo adalah pangan NKRI harga mati,” ujar Teguh.

Nah, cara menghormati pahlawan tersebut dengan tetap terus meraih kesuksesan. “Kesuksesan itu tentunya diperoleh dengan suatu perjuangan. Jangan menyerah generasi muda, kita harus mewujudkan cita-cita luhur pahlawan,” sambungnya.

Cita-cita luhur itu adalah merdeka di tanah tumpah darah Indonesia, pangan terpenuhi, petani sejahtera, dan pertanian maju. (*/yog/ila)