RADA RJOGJA – Libur Maulud lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja mencatat sebanyak 1.100 bus pariwisata parkir di Tempat Khusus Parkir (TKP) Kota Jogja pada Sabtu (9/11).

Dan masih banyak yang tidak tertampung. Hingga parkir di pinggir jalan.

Kepala Dishub Kota Jogja, Agus Arif Nugroho mengakui, jumlah kantong parkir yang dibutuhkan tidak bisa mencakup jumlah bus pariwisata yang masuk dalam satu hari itu.

“Bahkan sampai parkir di pinggir jalan karena nggak ada tempat parkir lain,” kata Agus.

Ribuan bus berdimensi besar itu parkir dalam waktu yang bersamaan dari pukul 08.00-20.00, selama satu hari, Sabtu (9/11). “Kami kondisikan 19.00 harus sudah kosong semua,” tambahnya.

Agus menjelaskan total kapasitas TKP Ngabean, Abu Bakar Ali, dan Senopati hanya menampung sedikitnya 98 satuan ruang parkir bus pariwisata berdimensi besar.

Berdasarkan penghitungannya, Agus menyebut kebutuhan ruang parkir bus pariwisata berukuran besar mencapai sekitar 260 sampai 300 satuan ruang parkir.

“Ini hampir tiga kali lipat dibandingkan kapasitas parkir yang ada,” ujarnya.

Pihaknya berusaha mengantisipasi kenaikan kebutuhan ruang parkir pada liburan panjang akhir tahun ini. Yaitu dengan berencana mengajukan permohonan penggunaan lokasi parkir di Stadion Mandala Krida dan GOR Amongrogo.

Selain itu, mantan Camat Gondomanan itu pun mendorong terwujudnya penyediaan lokasi parkir wisata. Hal ini untuk mengurangi potensi kepadatan dan kemacetan saat masa liburan.

“Kami sedang berkoordinasi dengan Pemprov DIJ. Salah satunya untuk penyediaan parkir wisata di lahan bekas STIE Kerja Sama,” ujarnya. (cr15/pra)