RADAR JOGJA – Medukung gerakan gemar membaca pada masyarakat, Desa Condongcatur, meresmikan perpustakaan desa (Perpusdes) di Balai Desa Condongcatur, Depok, Sleman, Kamis (21/11). Peresmian Perpusdes Pustaka loka dilakukan oleh Bupati Sleman Sri Purnomo (SP). Keberadaan Perpusdes diharapkan dapat mendorong tradisi gemar membaca.

Menurut SP gerakan membaca harus dimulai dari keluarga. Orang tua harus bisa memberi contoh kepada anaknya mengenai aktivitas membaca. “Misalnya saat menyuruh anak membaca, orang tua juga harus menontohkan untuk ikut membaca, biar fair,” tuturnya saat memberi sambutan.

Keluarga dapat mendasari kuatnya sebuah gerakan. Sehingga semangat gerakan akan terus merembet ke tingkat yang lebih luas seperti dusun, RT, desa, hingga kecamatan. “Gerakan semaraknya akan jadi luar biasa,” tambahnya. Dia juga berharap, Perpusdes Condongcatur dapat menjadi bibit baru perpusdes yang dapat bersaing di tingkat nasional.

Kepala Desa Condongcatur Reno Candra Sangaji menuturkan, gerakan gemar membaca diperlukan untuk mendongkrak minat baca yang rendah. Masyarakat terutama anak-anak perlu meningkatkan minat baca agar tak kecanduan dengan gadget.

Beragam fasilitas disediakan oleh perpusdes untuk menarik pengunjung. Misalnya wifi yang dapat digunakan pelajar untuk mengerjakan tugas. Hingga beragamnya koleksi buku seperti buku anak, pelajar, keterampilan, serta buku mengenai desa. “Jumlah buku kira-kira 6.000 eksemplar dan ada 2.000 judul,” tuturnya.

Dia berharap, perpusdes dapat memberi bermanfaat bagi banyak pengunjung. Dia meyakini, setelah masyarakat membaca akan ada banyak pikiran positif untuk membangun desa. Letak perpusdes sendiri sengaja dibangun di area depan balai desa. Sehingga bangunan dapat dilihat dan dijangkau masyarakat. “Diletakkan di depan karena kami sangat menghargai ilmu,” tuturnya.

Sebelum peresmian juga diselenggarakan beragam kegiatan pendukung. Yakni sarasehan gemar membaca, pengukuhan Gerakan Permasyarakatan Minat Baca Kecamatan Depok, dan workshop ecoprint. (*/cr16/pra)