RADAR JOGJA – Kuli bangunan ini harus berurusan dengan Satreskrim Polsek Ngajum, setelah kedapatan mencuri ponsel milik penjual sayur mayur. Pelaku yang melihat adanya kesempatan langsung mengambil ponsel korban yang ditinggal masuk rumah sebentar.

Ponsel sudah dijual ke Lamongan dengan harga Rp 900 ribu, dan petugas harus mengambil barang bukti ke Lamongan sebagai barang bukti kejahatan pelaku.

Adalah Fardu Setiawan, 22, warga Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Pelaku yang kesehariannya sebagai kuli bangunan ini melakukan pencurian saat membeli sayuran di toko kelontong, dan saat ditinggal penjual sayur
sebentar. Melihat adanya ponsel tergeletak langsung mengambil dan memasukkan kedalam saku.

Usai membayar sayuran yang dibeli, kemudian pelaku segera meninggalkan toko kelontong tersebut, dan penjual sayur baru menyadari kalau ponselnya telah raib dan melaporkan ke Polsek Ngajum.

Menurut Ipda Eka Eliandri Aska, Kanit Reskrim Polsek Ngajum, menjelaskan, pelaku juga langsung menghilang dengan menggunakan bus umum menuju Lamongan.

“Pelaku menjual ponsel tersebut ke counter yang ada diwilayah sana seharga Rp 900 ribu, dan tidak menyadari jika petugas tengah menyelidiki keberadaan pelaku,” kata Ipda Eka Eliandri.

Usai memeriksa beberapa saksi dan mengarah kepada pelaku Fardu, kemudian reskrim polsek ngajum melakukan penangkapan.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian yang dilakukan disiang hari, yangmana ancaman hukumannya hingga 5 tahun kurungan penjara. (yos/jpg)