RADAR JOGJA – Gerakan Mebel Sekolah diinisiasi dari Jogja. Pencetusnya Wakil Ketua DPR RI  Rachmat Gobel. Lewat gerakan ini sekolah tidak lagi memakai mebel produk impor. Namun produk dari dalam negeri. Ini sejalan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo.

“Saya lihat produk mebel dari Jogja hasilnya bagus-bagus. Jangan satu pun mebel sekolah impor,” ujar Rachmat saat  bertema Permasalahan & Solusi Peningkatan Ekspor Industri Furniture Indonesia  di Sasanti Restoran & Lounge Jalan Palagan Tentara Pelajar Sleman, kemarin (22/11).

Politisi Partai NasDem ini menegaskan, begitu gerakan ini sukses di DIY, bisa diterapkan secara nasional.  Dari Jogja untuk Indonesia.  Dengan begitu Gerakan Mebel Sekolah bisa menjadi gerakan nasional. “Saya akan bicara dengan Mendikbud agar tidak ada lagi mebel sekolah berasal dari impor. Semua harus dari dalam negeri,” tegasnya.

Rachmat termotivasi mengangkat produk mebel lokal karen para perajin tidak hanya membuat barang seperti meja, kursi dan lainnya. Namun mereka secara turun temurun melestarikan budaya dan seni kerajinan warisan leluhur.

“Desain mebel lokal dari DIY terbukti punya ciri khas. Desainnya unik dan mampu bersaing di pasar duni,” katanya di depan para pengusaha dari asosiasi industri furniture dan handycraft. di antara mereka tampak sejumlah figur seperti Roby Kusumaharta  dan Heri Dendi.

Selain mebel, Rachmat juga ingin batik dan jamu tradisional  menembus pasar dunia. Apalagi Indonesia kaya bahan baku obat-obatan tradisional. “Saya akan promosikan minum jamu di DPR RI saat rapat paripurna.  Kita punya banyak resep dari leluhur yang bisa dijadikan produk sehingga dapat menguasai dunia,” ungkapnya.

Anggota Komisi VI DPR RI Subardi mengapresiasi motivasi  Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel. Sebagai anggota dewan yang mewakili Dapil DIY, Subardi ingin memaksimalkan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.

“Tidak salah kalau kami bermitra untuk mengetahui secara pasti seluk beluk industri furniture dan handycraft. Baik dari sisi kapasitas, kekurangan, kelemahan dan hambatan yang ada,” kata ketua DPW Partai NasDem DIY ini.

Subardi mengaki baru kali ini dirinya tertarik dengan mebel dan kerajinan. Padahal di Jogja sudah 67 tahun. Dia juga mengapresiasi Rachmat yang begitu perhatian dengan DIY. “Setelah dialo ini,  saya bersama tim akan segera bergerak sesuai dengan tugas dan fungsi DPR ,” katanya. (kus)