RADAR JOGJA – Merealisasikan tema Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2019 “Generasi Sehat, Indonesia Unggul”, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (UNJAYA) bekerjasama dengan Puskesmas Kalasan me-launching “Gebyar Putra Putri Kalasan Sehat Siaga Terpadu (Parikesit), di Kelurahan Tirtomartani Minggu (2/11). Ini merupakan pengembangan Posyandu Remaja.

Koordinator Tim Parikesit Puskesmas Kalasan Sriyati Sipora SKep Ns menerangkan, dengan semakin meningkatnya masalah kesehatan pada usia remaja, perlu kepedulian berbagai pihak. Salah satunya UNJAYA untuk berkomitmen bersama dalam membina kesehatan remaja.

Menurutnya, banyaknya masalah kesehatan pada remaja dikarenakan sebagai kelompok berisiko merasa dirinya sehat dan jauh dari penyakit.”Sehingga tidak pernah mencari informasi tentang kesehatan apalagi melakukan deteksi dini,” ujar Sriyati.

Koordinator Tim Parikesit UNJAYA Suwarno SKep Ns MNS menyampaikan, launching Parikesit diharapkan dapat menjadi terobosan bagi remaja untuk peduli kesehatan sejak dini.

Itu bisa dimulai dari diri sendiri kemudian ditularkan pada teman, keluarga, dan masyarakat secara umum. Sehingga salah satunya dapat menurunkan kejadian penyakit tidak menular.

Menurutnya, dibutuhkan peran serta berbagai pihak untuk mewujudkan remaja yang sehat secara holistik. Sehingga UNJAYA bermitra dengan Puskesmas Kalasan berkomitmen untuk meningkatkan pengetahuan, memberdayakan remaja sebagai promotor kesehatan di kelompoknya.

“Harapannya kesadaran akan kesehatan semakin meningkat,” ungkap Suwarno didampingi anggota Tim Parikesit UNJAYA Ratna Lestari SKep Ns MKep SpKom, di Kampus 2 UNJAYA di Gamping, Sleman, Jumat (22/11).

Suwarno menuturkan, UNJAYA ingin berkontribusi dalam hal peningkatan pengetahuan serta keterampilan untuk mencegah masalah kesehatan pada remaja melalui intervensi yang tepat.  Juga dalam menyediakan peralatan kesehatan yang dibutuhkan.

“Diharapkan melalui kegiatan kemitraan ini, UNJYA dapat memberikan kontribusi nyata di masyarakat, khususnya untuk remaja,” terang Suwarno. (*)