RADAR JOGJA – Bertepatan dengan Peringatan HUT ke 74 PGRI & Hari Guru Nasional (HGN) XXVI 2019, Bank BPD DIY resmi meluncurkan produk tabungan elektronik bagi para pelajar, Simpel Pandai. Kegiatan yang digelar di GOR Amongrogo, Senin (25/11) ini digelar sebagai pencanangan program gerakan indonesia menabung.

Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad mengungkapkan, Simpel Pandai adalah produk modifikasi dari produk tabungan simpel sekaligus produk baru Bank BPD DIY. Didesain dalam rangka mendukung gerakan digitalisasi. Tabungan ini dapat dibuka di sekolah-sekolah ataupun agen laku pandai. Untuk tahap awal, tabungan jenis ini akan dibuka untuk pelajar tingkat SMP.

“Intinya tabungan ini memudahkan para siswa untuk berinvestasi. Karena nanti mereka tidak usah repot- repot pergi ke bank untuk melakukan setoran, cukup melalui bendahara sekolah atau guru bersangkutan sebagai agen, lalu agen akan mentransfer uang tersebut ke rekening siswa,” jelasnya.

Menurut Santosa, akses melalui agen inilah yang akan mempermudah siswa untuk menabung. Targetnya, semua siswa SMP di DIY memiliki tabungan ini. Mengingat hampir semua guru di DIJ adalah nasabahnya.

Namun, Santoso menegaskan tabungan ini tidaklah berisfat wajib. Jumlah setoran akan menyesuaikan kemampuan financial siswa. “Tak ada nominal khusus harus berapa-berapa. Sebab, tujuan utama dari pembukaan tabungan yakni mengedukasi siswa siswi SMP kepada dunia perbankan,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menambahkan, sebagai tabungan elektronik dengan kartu, nasabah tak perlu menggunakan buku tabungan untuk menyetorkan uang. Nantinya program pencanangan gerakan indonesia menabung ini akan dilaksanakan setiap hari senin.

“Bagaimana para murid paham akan produk- produk jasa keuangan menjadi sasaran utama. Golnya, jika nanti mereka sudah menjadi nasabah, mereka bisa membedakan mana investasi yang benar dan mana investasi yang berisiko,” ujarnya. (sce/met/tif)