RADAR JOGJA – Masyarakat Peduli Pelayanan Publik (MP3) mendesak DPRD berkoordinasi dengan pemprov untuk melakukan evaluasi terhadap PT Anindya Mitra Internasional (AMI) selaku pengelola Transjogja.

Koordinator MP3 Jogja Tri Wahyu KH juga menyindir keberadan anggaran di Dishub yang digunakan untuk sosialisasi kesadaran berlalu lintas. Namun kenyataannya, sejauh ini terdapat catatan pelanggaran yang dilakukan oleh para pengemudi Transjogja.

Tri Wahyu juga tak habis pikir dengan ulah pengemudi yang banyak dikeluhkan masyarakat. Karena ugal-ugalan. Padahal secara finansial pendapatan gaji pengemudi Transjogja di atas UMP DIJ. Mereka rata-rata mendapatkan gaji di atas Rp 3 juta.

“Seharusnya para pengemudi ini tidak perlu kejar setoran lagi dan mengutamakan kenyamanan,” ketusnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DIJ Huda Tri Yudiana mengaku kecewa atas perilaku pengemudi Transjogja. Apalagi, untuk menghindari dari kerugian Transjogja mendapatkan gelontoran anggaran Rp 81 miliar per tahun.

“Kami ingin bus nyaman. Seharusnya teman-teman Transjogja tidak perlu kebut-kebutan karena apa yang dikejar,” kata Huda dengan nada bertanya. (bhn/laz)