RADAR JOGJA – Tampil pada pagelaran bergengsi menjadi impian model belia berusia 15 tahun Neema Odelia Celika. Lewat kerja kerasnya menekuni bakat modeling sejak kecil, Neema berhasil menembus pekan mode Indonesia Fashion Week (IFW) 2020 mendatang.

Perjalanan Neema untuk menjadi salah satu peserta pada ajang tersebut memang tidak mudah. Terlebih IFW merupakan event besar yang digelar tahunan akan melibatkan nama-nama besar yang berkecimpung di dunia mode. Namun, berkat usaha dan dorongan orang tua dan juga lingkungan sekitar usaha itu dapat tercapai.

”Potensi Neema sudah nampak dari dia kecil. Saat duduk di kelas tiga SD, dia sudah bisa merias diri sendiri. Bakat itu juga didukung dengan kemampuan berbahasa Inggris yang lumayan fasih,” ungkap Guru Modeling Neema, Brham Italia belum lama ini.

Dia menuturkan, saat ini Neema memang butuh waktu untuk menempuh posisi puncak di dunia modeling. Selain jam terbang yang lebih banyak, hal lain seperti menjaga struktur tubuh, komunikasi, serta menjaga kerja sama dengan berbagai pihak ikut pula menjadi faktor pendorong Neema dalam mewujudkan impiannya.

”Modal dasar model kan harus mampu mengubah diri tanpa bantuan orang lain dan ini saya lihat ada dalam diri Neema,” papar Brham.

Brahm juga mendorong Neema untuk memiliki pikiran terbuka, mampu menyerap hal-hal baru, serta mau berproses dan terus belajar, sehingga dapat terus eksis di dunia mode. ”Memang harus punya semangat, karena di dunia modeling itu setiap hari pasti muncul model baru dengan kemampuan yang juga mumpuni. Mereka yang bisa bertahan adalah mereka yang terus mau belajar,” tegasnya.

Brham berharap setelah ajang IFW, Neema bisa mengikuti audisi Miss Indonesia pada tahun depan, minimal di area Jogjakarta. ”Saya lihat akademiknya juga bagus. Karena kalau menyandang predikat itu kan wanita itu sudah bisa dikatakan paripurna,” katanya.

Neema mengaku dunia modeling merupakan salah satu passion-nya. ”Saya selalu ingin memberikan yang terbaik dalam setiap penampilan. Pengalaman di event kemarin membuat saya banyak belajar dari para profesional,” ujarnya. (ita/ila)