RADAR JOGJA – Warga Padukuhan Magirejo, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari, dikejutkan kejadian air menyembur dari dalam tanah. Air muncul dari lubang sumur bor.

Sumur bor berdiameter 6 inchi dengan kedalaman 60 meter tersebut ada di lahan milik Gito Wiyono. Dibor sejak dua hari. Tidak pernah menyangka jika air menyembur ke permukaan tanpa bantuan mesin pompa.

“Sementara ini, air disalurkan ke sungai. Ada beberapa warga yang memasang pipa dan disalurkan ke rumah masing-masing namun belum semuanya,” kata Gito (11/12).

Sebelum ditemukan air memancar tersebut, di dusunnya memang ada sumber air. Namun belum mencukupi kebutuhan semua keluarga. Saat musim kemarau, mereka  mendapatkan bantuan droping air.

“Sumber air yang baru ini, bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih warga sini,” kata Gito.

Warga lain, Ngatinah heran bagaimana air menyembur dari sumur bor tanpa pompa air. Dia bersyukur ada sumber air baru yang bisa dimanfaatkan warga.

“Dulu cari air susah. Sekarang malah keluar banyak. Kenapa tidak dari dulu? Apa sempat tersumbat atau bagaimana?” tanya Ngatinah.

Dukuh Magirejo Widodo berharap sumber air tersebut dimanfaatkan warga dengan bijak. Ada sekitar 200 Kepala Keluarga (KK) dengan empat RT di wilayahnya.

“Semoga air ini bisa dialirkan ke semua rumah warga empat RT. Sehingga masyarakat bisa memanfaatkan air bersih,’’ ujar Widodo.

Sebelumnya, air menyembur dari tanah gersang pada Senin (19/8). Air keluar dari sumur bor milik Suyadi warga Padukuhan Gorotan, Bendung, Kecamatan Semin. Dibor enam jam, ditinggal istirahat, tiba-tiba air menyembur dari lubang bor 4 inchi. (gun/iwa)