SKRIP film ini mengulik dalam-dalam persoalan bahtera rumah tangga beranak satu. Saya pikir tak perlu sinopsis rinci tentang karakter-karakter dalam film ini. Sebab, pada dasarnya film ini, seperti judulnya, memotret kisah tentang bagaimana dinamika hubungan pasutri hingga pada akhirnya sampai pada ujung tanduk jurang perceraian.

Dimulai dengan narasi yang sangat memperkuat karakterisasi masing-masing karakter utamanya dan diakhiri dengan elemen yang berhubungan dengan bagian pembuka (prolog) filmnya. Hal itu membuat film ini terikat sempurna. Konflik yang ditawarkan tak muncul di atas layar, namun sangat bisa dibayangkan di dalam angan-angan rekaan.

Film tentang konflik rumah tangga cukup menantang untuk aspek pemeranan karena apabila diperankan berlebihan maka rentan terasa karikatural. Untungnya film ini tepat dalam mengeksekusinya, pemeranan Adam Driver dan Scarlett Johansson bakal cukup mudah diantar ke nominasi kategori peran dalam ajang penghargaan film tahun ini.

Penyutradaraan film drama keluarga seperti ini perlu kualitas pengarahan yang sangat memahami betul isi dan pesan skripnya. Beruntung film ini disutradari oleh penulis skripnya sendiri. Bisa dirasakan bahwa segala memori indah dan kepedihan yang terpendam terpancar kuat pada hati dan pikiran saya sepanjang durasinya. Memang dari segi penggarapan atau penyajian film ini tak menawarkan hal spesial. Bagiku, sejauh pesannya sampai ke penonton, khususnya diriku, manuver sinematik bukan keniscayaan yang mendesak. Biar film dengan konsep dan cerita lain yang mengeksplorasinya.

Film ini sukses menceritakan kembali tragedi rumah tangga secara manis dan dapat diterima. Apabila kursus pramenikah menjadi satu komoditas legal dalam kehidupan bernegara, maka film dengan gagasan dan pesan subtil seterasa ini perlu dimasukkan dalam referensi silabus kursusnya. Kedalaman eksplorasi dan rekonstruksi konflik persoalan rumah tangganya telah mengantarkan film ini menjadi salah satu film unggulan versiku tahun ini. (ila)

*Penulis adalah penggemar film dalam negeri dan penikmat The Chemical Brothers yang bermukim di Jogja Utara.