RADAR JOGJA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja kembali menerapkan manajemen lalu lintas khusus. Berupa pembatasan pergerakan bus pariwisata di wilayah Kota Jogja. Khusus Sabtu (21/12) dan Minggu (22/12) pergerakan bus dari sisi timur hanya sampai kawasan Umbulharjo, Jogja.

Kepala Dishub Kota Jogja Agus Arif Nugroho menuturkan, penerapan ini merupakan kali kedua. Evaluasi pertama memberikan dampak signifikan terhadap kepadatan lalu lintas wilayah Kota Jogja. Setidaknya ruang gerak kendaraan menjadi lebih lega.

”Bus yang datang dari arah timur akan parki di tempat parkir timur GOR Amongrogo dan tempat parkir barat GL Zoo. Selanjutnya penumpang bus akan menggunakan shuttle untuk menuju kawasan Malioboro dan sekitarnya,” jelasnya.

Mantan Camat Gondomanan ini menjamin kelancaran kendaraan penghubung. Pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran pengeloa Trans Jogja. Berupa pengoptimalan interval waktu trayek bus Trans Jogja.

Setidaknya ada dua rute yang siap melayani para wisatawan. Untuk lokasi parkir barat GL Zoo akan menggunakan trayek Jalan Suryatmajan atau depan gerbang Kompleks Kepatihan. Begitu pula dengan trayek sisi timur GOR Amongrogo.

”Jadi ini moda transportasi khusus yang disediakan oleh Trans Jogja. Rutenya satu titik ke jalan Suryatmajan atau depan Kantor Kepatihan. Seluruh bus akan mengantar pulang dan pergi,” katanya.

Strategi ini bertujuan memecah konsentrasi kendaraan besar masuk wilayah Kota Jogja. Selain itu, juga memberikan ruang parkir agar lebih optimal menampung jumlah kendaraan. Berdasarkan data Dishub Kota Jogja, setidaknya ada 200 ribu kendaraan memadati wilayah Jogja setiap harinya.

”Saat uji coba pertama kemarin ada 10 unit Transjogja sebagai kendaraan penghubung. Untuk besok dan mungkin libur Nataru kami ajukan tambahan sampai 14 unit. Harapannya mampu menampung jumlah wisatawan yang ingin ke Malioboro,” ujarnya.

Kanit Dikyasa Satlantas Polresta Jogja Iptu Marija memastikan tidak ada larangan bus masuk kota. Ada penataan agar tidak ada penumpukan volume kendaraan. Dia meyakini ketersediaan dua kantong parkir khusus mampu menampung puluhan bus. (dwi/ila)