RADAR JOGJA – Pada Maret 2020 nantinya semua penerbangan baik domestic dan internasional akan beralih. Dari semua di Bandara Internasional Adisutjipto pindah ke Yogyakarta International Airport (YIA). Lantas akan digunakan sebagai apa Bandara Internasional Adisutjipto?

Menurut  General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutijpto Jogjakarta Agus Pandu Purnama, akan tetap ada kegiatan penerbangan di Bandara Internasional Adisutjipto. Namun, ada sejumlah perubahan signifikan. Bandara lawas ini hanya menjadi persinggahan bagi pesawat propeller. Pesawat berbaling-baling ini hanya melayani jarak pendek di dalam Pulau Jawa.

Tercatat hingga saat ini ada 16 pergerakan pesawat propeller di ADS. Jumlah dipastikan akan bertambah seiring waktu. Terlebih hingga saat ini masih ada penambahan jumlah penerbangan. Bandara Internasional Adisutjipto, lanjutnya, masih membuka slot bagi maskapai khusus propeller.

”Banyak juga yang mengajukan penerbangan. Selain  Trans Nusa masih ada maskapai lain yang akan meramaikan Bandara Internasional Adisutjipto dengan rute dalam Pulau Jawa. Bahkan ke depan akan dibuka rute ke Banyuwangi,” katanya.

Kesepakatan migrasi dari Bandara Internasional Adisutjipto ke YIA juga memengaruhi jam operasional. Bandara Internasional Adisutjipto awalnya beroperasi dari pukul 05.00 hingga 23.00. Pasca migrasi maskpasi jam operasional menjadi pukul 06.00 hingga 18.00 setiap harinya. Sementara operasional penerbangan di YIA buka selama 24 jam penuh. (dwi/ila)