RADAR JOGJA – Wisatawan diprediksi akan kembali memadati wilayah Kota Jogja nanti malam saat pergantian tahun. Guna mengantisipasi kepadatan kendaraan, Polresta Jogja akan melakukan rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan.

Sejak pukul 17.00 nanti ruas jalan menuju kawasan Malioboro akan ditutup secara selektif. Pukul 19.00 akan ditutup total dan pengalihan arus akan dilaksanakan serentak. “Pengalihan menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan,” kata Kasat Lantas Polresta Jogja Kompol Yugi Bayu Hendarto.

Saat rekayasa diberlakukan, semua kendaraan yang mengarah ke Malioboro akan dialihkan. Misalnya arus dari Jalan Mataram dan Jembatan Kleringan akan dialihkan menuju Jalan Pasar Kembang. Sedangkan di selatan apabila kawasan Nol Kilometer terpantau padat, arus dari arah timur akan dialihkan ke Jalan Brigjen Katamso.

Selain itu, arus menuju Jalan Malioboro dari arah utara atau Jalan Mangkubumi melewati Jembatan Kleringan akan diarahkan untuk mengitari Stadion Kridosono terlebih dahulu, sebelum masuki Jalan Malioboro.

Dari arah timur, apabila simpang empat Gondomanan padat, arus lalu lintas diarahkan ke selatan. Khusus untuk bus, pengalihan dari simpang Pakualaman ke selatan melewati Jalan Tamansiswa. “Dari arah barat nanti untuk bus tetap diarahkan ke Taman Parkir Ngabean,”  ucapnya.

Pengalihan juga diterapkan di kawasan sekitar Bonbin Gembiraloka. Kendaraan dari arah barat wajib melaju ke timur. Tidak bisa menuju arah selatan melewati Jalan Kebun Raya. Sedangkan dari arah timur berjalan normal. Lalu simpang tiga di sisi selatan Gembiraloka akan ditutup, sehingga kendaraan dari selatan tidak bisa mejalu ke utara.

Sedangkan kawasan Jalan Magelang tidak dilaksanakan penutupan dan pengalihan arus. Melainkan hanya dipasangi water barrier. Tepatnya di simpang Pakuningratan Barat. “Juga sepanjang Jalan Diponegoro sampai pertigaan Bumijo,” jelas Yugi. (cr16/laz/tif)