RADAR JOGJA – Bukannya bersenang-senang di malam pergantian tahun, seorang warga Agung Yulanta, 45, harus menahan perihnya luka di kepala. Warga Tambakbayan, Klaten, Jawa Tengah ini diduga terkena letusan kembang api di kawasan Malioboro, Selasa (31/12/2019).  Tak hanya luka, kepalanya juga bengkak dan mengucurkan darah. Selain Agung, beberapa anak mengalami trauma akibat suara letusan. 

“Tadi luka sobek di kepala. Tapi entah itu karena kena letusan kembang api atau terjatuh. Kalau anaknya hanya trauma,” jelas relawan PMI Kota Jogja Wagimin, 49, Rabu dini hari (1/1).

Penanganan pertolongan pertama pada luka korban berlangsung cepat. Sayangnya penanganan butuh peralatan ekstra. Alhasil korban dirujuk ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Kota Jogja.

Wagimin mengakui bahwa ada letusan kembang api. Pria ini melihat langsung arah letusan kembang api. Setidaknya ada tiga letusan yang mengarah ke kerumunan massa.

“Iya tadi saya lihat sendiri, arahnya itu datar ke bawah. Ada sekitar tiga letusan yang mengarah ke bawah. Cuma yang paling parah satu letusan yang turun langsung ke kerumunan di ngejaman,” ujarnya.

Radar Jogja berada dekat dengan lokasi kejadian. Bertepatan saat Presiden RI Joko Widodo akan menyapa pengunjung Malioboro. Tepatnya mendekati waktu pergantian tahun, pukul 23.53 WIB.

Saat lokasi arah ledakan didatangi, seorang pedagang yang enggan disebut namanya menjelaskan detil kejadian. Sosok tersebut adalah pedagang depan kawasan eks Bioskop Indra.

“Iya mas, tadi langsung dibawa masuk kedalam (bioskop) Indra,” katanya singkat.

Pasca kejadian belasan personel TNI dan aparat Polresta Jogja mendatangi lokasi kejadian. Ditemukan barang bukti berupa selongsong kembang api berukuran satu meter.

“Langsung ditangani Polresta. Ini masih mencari detail kejadian, saksi dan buktinya,” kata personel Polresta Jogja tersebut. (dwi/tif)