RADAR JOGJA – Jogjakarta senantiasa menjadi salah satu kota tujuan destinasi wisata favorit di Pulau Jawa. Dari data statistik Dinas Pariwisata DIJ, data kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 4,1 juta pada 2018, meningkat 8 persen dibandingkan 2017 yang mencatat sebanyak 3,8 juta.

Region Head Java OYO Hotels and Homes Indonesia Bayu Seto mengatakan, data tersebut menandakan Jogjakarta masih memiliki potensi dan peluang besar dalam hal sektor perhotelan. Itu seiring banyaknya pelancong yang mengunjungi Kota Gudeg ini, terlebih dengan hadirnya internet yang semakin memudahkan para pelancong untuk mengakses informasi liburan.

”Ditambah lagi meningkatnya tren online travel. Wisatawan bisa selektif dalam mencari informasi liburan. Terutama jika berbicara mengenai harga karena memungkinkan mereka dengan mudahnya membandingkan akomodasi dari berbagai OTA (Online Travel Agency) dan situs lainnya,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, laporan Google Year in Search Indonesia 2019 juga menyebutkan bahwa pencarian dengan kata kunci “hotel budget” meningkat 1,6 kali lebih banyak dari tahun sebelumnya. Guna memaksimalkan potensi hotel budget di Jogjakarta dan mampu bersaing dengan hotel berskala besar, OYO Hotels & Homes (OYO) melihat pentingnya untuk dapat menghadirkan layanan dan fasilitas berkualitas dengan harga terjangkau.

Oleh karena itu, sebagai jaringan hotel terbesar di Indonesia (berdasarkan jumlah kamar), OYO terus fokus untuk memastikan pengalaman menginap berkualitas.

”Fenomena hotel budget kini telah menjadi tren bagi para wisatawan. Mereka akan sangat mempertimbangkan sisi harga dan cenderung lebih mementingkan unsur pengalaman, seperti aktivitas budaya, wisata kuliner, hingga pengalaman ketika menginap di tempat akomodasi destinasi pariwisata,” jelasnya.

Bagi OYO, teknologi terus menjadi pendorong utama pertumbuhan serta keunggulan yang membedakannya dengan pemain lain. OYO menggunakan inovasi teknologi full-stack (menyeluruh) sebagai solusi untuk memfasilitasi standarisasi layanan, fasilitas, dan pengalaman menginap yang mengesankan.

”OYO memiliki lebih dari 20 aplikasi yang diciptakan untuk mendukung bisnis perhotelan dari hulu ke hilir. Khusus untuk proses renovasi sebuah properti, kami memiliki aplikasi khusus yang disebut OYO Optimus,”jelasnya.

OYO Optimus merupakan aplikasi mutakhir yang dapat menghitung perkiraan biaya, anggaran, selain mengatur penugasan dan memonitor semua proses transformasi secara digital. Pemilik properti juga dapat memonitor secara langsung (real time) proses renovasi melalui aplikasi ini. (ila)