RADAR JOGJA – Motor menjadi alat transportasi utama sebagian warga di DIJ. Tak heran jika penjualan motor juga terbilang signifikan. Tercatat sepanjang 2019 lalu Astra Motor Jogjakarta selaku Main Dealer Honda wilayah DIJ, Kedu, dan Banyumas memasarkan lebih dari 270.000 unit sepeda motor.

Kepala Wilayah Astra Motor Jogjakarta Darmawan Tjondrodiharjo mengatakan, sepeda motor tipe skutik masih menjadi pilihan utama konsumen. Kemudahan, kenyamanan, dan variasi model yang beragam mampu menjawab kebutuhan dan ekspektasi konsumen.

Di antara beragam tipe sepeda motor Honda, ada lima tipe yang terlaris dan favorit. Lima tipe motor ini adalah Beat series yang mencatat angka penjualan tak kurang dari 120.000 unit. Meneruskan tren di tahun-tahun sebelumnya, Beat series hadir dengan varian Beat Sporty eSP, POP eSP, dan Street eSP.

Posisi dua ditempati oleh Honda Vario 125 eSP yang terjual lebih dari 42.000 unit. Satu-satunya skutik andalan Honda di kelas 125 cc ini dibekali dengan fitur full digital panel meter dan full LED lighting system dan  Idling Stop System (ISS).

Posisi ke tiga diraih oleh Honda Scoopy eSP yang mencatatkan angka penjualan kurang lebih 28.000 unit sepanjang 2019. Skutik dengan gaya trendy dan fashionable ini tampil khas dengan fitur lampu depan LED Projector yang terintegrasi dengan lampu sein.

Posisi ke empat ditempati oleh Honda Vario 150 eSP yang dipinang oleh konsumen lebih dari 20.000 unit. Honda Vario 150 menjadi salah satu pilihan utama bagi pecinta skutik premium. Terakhir, menjadi sepeda motor terlaris kelima, Honda Vario 110 eSP membukukan penjualan lebih dari 15.000 unit sepanjang 2019. Skutik Honda berkapasitas 110 cc ini dilengkapi dengan beragam fitur menarik yang menjadikannya konsisten sebagai salah satu pilihan utama masyarakat DIJ, Kedu, dan Banyumas.

”Selain lima skutik terlaris tersebut, di segmen premium Honda PCX 150 mendapatkan sambutan yang luar biasa dari konsumen. Tercatat pada 2019 skutik premium ini dipinang oleh konsumen lebih dari 9.000 unit atau meningkat 70,9% dibandingkan dengan 2018,” jelasnya. (ila)