RADAR JOGJA – Sepuluh orang remaja yang diduga akan berbuat tindak kejahatan jalanan diciduk polisi, Minggu (12/1) dini hari. Di antara mereka satu orang berinisial DAW, 16, yang membawa senjata tajam ditetapkan sebagai pelaku.

Kasat Reskrim Polresta Jogjakarta Kompol Sutikno menjelaskan kronologis penangkapan. Sekitar pukul 02.30 WIB anggota Sat Sabhara Polresta Jogjakarta melakukan patroli wilayah di selatan Pasar telo, Jalan Imogiri Barat, Mergangsan Jogja. Petugas mencurigai pengendara sepeda motor yang berboncengan melintas dari arah selatan.

“Mengetahui ada petugas, pengendara kemudian balik arah.  Merasa curiga, akhirnya petugas melakukan pengejaran. Usai kejar-kejaran, akhirnya pelaku dapat diamankan. Pelaku diamankan di Ringroad Selatan dengan barang bukti membawa senjata tajam jenis golok,” jelasnya Minggu (12/1) siang.

Sebelum ditangkap, lanjut Sutikno, salah satu pelaku yang membonceng sempat melempar botol kepada petugas polisi, tetapi tidak kena. Dari dua orang pengendara sepeda motor, pelaku yang membawa senjata tajam sempat melarikan diri. Kemudian pihaknya melakukan pengejaran dengan mendatangi rumah pelaku di kawasan Kadipaten.

“Dari keterangan pelaku itulah, petugas langsung mendatangi rumah pelaku yang diduga sebagai lokasi tempat kumpul,” lanjutnya.

Setelah berkoordinasi dengan RT setempat untuk melakukan pemeriksaan di dalam rumah, petugas menangkap 9 pelaku lainnya yang berada di di 2 ruang kamar tidur. Di antaranya berinisial DB, 15; MYP, 15; HRT, 16; JIP, 15; RAS, 18; MNA, 15; MK, 15; MGD, 16; dan DYM, 18. Beserta 13 senjata tajam berbagai jenis yang ditemukan di ruang tamu.

“Menurut keterangan pelaku, yang ingin melakukan penyerangan, 2 orang pelaku yang berboncengan dengan sepeda motor. Sedangkan pelaku lainnya masih standby di tempat perkumpulannya. Dari 10 geng pelajar yang diamankan, 1 orang diantaranya yakni berinisial DAW (16) warga Kampung Kadipaten, Kecamatan Kraton,” ujarnya.

Kemudian seluruh pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolresta  Jogja untuk pemeriksaan lebih lanjut. Karena lokasi penangkapan berada di wilayah Bantul, maka kasus ini akan diserahkan ke Polres Bantul.

“Alasan membawa senjata tajam karena ingin membalas dendam, karena sebelumnya kelompok ini dikenal dengan sebutan geng Sektor dilukai oleh kelompok geng Morenza,” tambah Kompol Sutikno. (sky/tif)