RADAR JOGJA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Jogja Dedi Jati Setiawan meminta agar dalam kegiatan ekstra kurikuler yang diselenggarakan sekolah memberikan pendidikan karakter dan budi pekerti yang baik. Dedi Jati Setiawan menegaskan hal ini menanggapi adanya polemik  berkait kasus tepuk Pramuka di Jogjakarta.

”Pendidikan harus memberikan penanaman nilai sesuai Pancasila, kebangsaan dan Bhinneka Tunggal Ika. Kami sayangkan adanya kasus tepuk Pramuka yang jadi polemik itu. Praktik intoleransi ini bertentangan dengan nilai keistimewaan DIJ,” kata Dedi, Senin (13/1).

Guna memastikan kejadian serupa tak terjadi lagi di masa mendatang,  DPRD Kota Jogja segera memanggil pihak terkait dan Dinas Pendidikan termasuk Pembina Pramuka untuk membahas masalah ini.

”Intinya Fraksi PDI Perjuangan sangat menyayangkan dan prihatin atas kejadian tersebut. Karena itu bentuk intoleransi dan mencederai kehidupan masyarakat Jogja yang berdasarkan Pancasila,” kata Dedi. (kus/ila)