RADAR JOGJA – Durian bakal lebih dikembangkan oleh Pemkab Purworejo. Jenis-jenis ungulan buah yang menjadi budidaya primadona masyarakat Purworejo ini akan diperbanyak dengan sistem sambung.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Kelautan, dan Perikanan (DPPKP) Purworejo Wasith Diono, Rabu (15/1). Menurutnya, durian Purworejo dikenal memiliki kualitas rasa yang lebih baik dibandingkan durian dari daerah lain.

“Kerap kita sandingkan dengan durian yang memiliki nama. Tapi, ternyata yang menikmati akan memilih durian dari Purworejo dari sisi rasanya,” tutur Wasith.

Dijelaskan, keunggulan dari sisi rasa ini menjadi salah satu keunggulan durian khas Purworejo. Hanya saja, keberadaan jenis durian unggulan itu masih terbatas.

“Saban tahun kita selalu mengadakan perlombaann durian untuk memilih durian-durian terbaik. Durian juara tidak lagi diperlombakan di tahun berikutnya,” jelas Wasith.

Tidak hanya berhenti pada lomba, durian yang terpilih menjadi juara akan digarap lebih serius. Setidaknya, sudah ada langkah untuk melakukan perbanyakan durian tersebut. Hanya saja, pembudidayaannya tidak bisa dilakukan menggunakan biji.

“Kalau diperbanyak dengan biji, hasil diharapkan itu bisa berubah. Jadi, tidak bisa seperti durian yang diambil bijinya,” tambah Wasith.

Langkah yang ditempuh adalah menggunakan sistem sambung. Sistem ini lebih cepat dan ketepatan dengan buah yang diharapkan lebih terjaga. Langkah ini sudah dilakukan, khususnya terhadap durian-durian unggulan yang ada.

Dalam kesempatan terpisah, Bupati Purworejo Agus Bastian berharap Purworejo bisa lebih dikenal dengan duriannya. Bahkan, dia mengaku telah memerintahkan membuat taman berbentuk durian yang ditempatkan di pertigaan Bagelen.

“Durian itu menjadi buah sangat dicari di Purworejo. Ini harus tetap kita jaga. Kita berharap ada investor yang mau bekerja sama mengembangkan durian secara masal. Yang ada sekarang memang banyak, tapi belum dilakukan secara spesifik,” tutur Bupati.

Dia juga berharap di taman durian nantinya selalu tersedia durian. Termasuk saat tidak musim durian. Durian bisa didatangkan dari tempat lain yang sedang musim durian.

“Tantangan selalu ada durian itu jelas akan mendorong petani bisa mengoptimalkan lahannya. Pastinya, untuk bisa mengatur produksi durian sehingga bisa selalu tersedia itu bisa dilakukan,” terang Bupati. (udi/amd)