PENGERTIAN literasi dalam kamus online Merriam-Webster yaitu kemampuan ”melek aksara” yang di dalamnya meliputi kemampuan membaca dan menulis. Juga kemampuan untuk mengenali dan memahami ide-ide yang disampaikan secara visual.

Era teknologi saat ini literasi sangat mudah di jangkau. Ada banyak akun di media sosial yang sudah memfasilitasi pengguna teknologi dalam mengakses informasi secara gratis, seperti Youtube yang penyampaiannya secara visual, Instagram khas campuran antara visual dan non-visual, dan Blog yang khas dengan non visual.

Dampak dari mudahnya literasi di akses di era teknologi yaitu semua orang termasuk anak di bawah lima tahun dapat mencari ilmu dengan mudah. Namun dibalik kemudahan dalam mengakses informasi di era teknologi ini juga terdapat dampak buruk, yaitu ilmu literasi yang tidak akurat dan menjerumuskan. Maka perlu penyeleksian ilmu literasi terlebih dahulu sebelum benar-benar mempercayai ilmu literasi tersebut.

Keakuratan ilmu dapat dengan mudah di temukan di luar media sosial, seperti ilmu literasi dari majelis ilmu dengan narasumber terpercaya, ilmu dari guru di ruang kelas, dan ilmu dari buku.  Keluarga yang merupakan tonggak utama seorang berkembang, mempengaruhi dengan kuat seorang dalam ranah literasi sejak lahir.

Literasi yang baik dapat di kenalkan sejak usia 2 tahun saat anak sudah mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Keluarga dapat mengajarkan anak dengan membacakan cerita-cerita berisi ilmu yang mudah di serap anak-anak. Dapat juga memberi tontonan literasi berbau positif baik untuk anak-anak. Kelak semakin besar anak, akan menyesuaikan ilmu yang di dapatkan. Sehingga saat sudah dewasa menghasilkan anak yang cerdas dengan ilmu yang berkecukupan.

Lingkungan sekitar rumah merupakan lingkungan utama kedua anak dalam berkembang. Selain anak-anak menikmati masa kecil bahagia dengan bermain, di lingkungan sekitar rumah juga baik dalam mengembangkan literasi. Orang tua dapat menyisipkan budaya permainan anak-anak dengan ilmu seputar literasi. Permainan kartu bernama quarter untuk yang di dalamnya mengenalkan berbagai ilmu dasar, bisa di selipkan. Kebanyakan anak akan tertarik dengan permainan kartu bernama quarter.

Setelah lingkungan keluarga dan lingkungan sekitar rumah, maka tidak lupa dengan lingkungan yang sangat dekat dengan literasi yaitu lingkungan pendidikan formal dan non formal. Ranah pendidikan formal yang dimulai sejak TK sampai Perguruan Tinggi tentunya melalui berbagai tingkatan. Di tiap tingkatan perlu di kuatkan dengan baik bagi pendidik kepada peserta didik mengenai pentingnya literasi. Sehingga peserta didik bisa dengan sungguh-sungguh menekuni ilmu tentang literasi yang dapat di aplikasikan di ranah luar pendidikan formal.

Secara umum literasi memiliki banyak sisi positif yang menguntungkan. Dengan literasi dapat membuat orang berkarya yang memberi manfaat bagi diri dan orang lain. Menulis yang menghasilkan karya positif dengan dibaca banyak orang, selain baik untuk diri juga baik untuk orang lain termasuk orang yang membutuhkan ilmu yang ditulis.

Menumbuhkan literasi yang baik dapat dimulai dari lingkungan kecil kemudian mengarah ke lingkungan yang lebih luas. Menulis yang melalui berbagai tahap latihan dapat di biasakan dengan menambah ilmu literasi di berbagai sumber ilmu seperti buku, majelis ilmu dan pengalaman. Lebih baik literasi di tumbuhkan dengan rasa cinta kepada dunia literasi. (ila)

*Penulis merupakan mahasiswa Studi Agama UIN Sunan Kalijaga.