RADAR JOGJA – Bupati Purworejo Agus Bastian berjanji mengkomunikasikan nilai ganti rugi pengadaan tanah untuk proyek Bendungan Bener dengan pemerintah pusat. Dia menegaskan, penerimaan yang baik masyakarat terhadap proyek strategis nasional (PSN) itu harus dilihat pemerintah pusat.

Hal itu disampikan Kabag Humas dan Protoko Setda Purworejo Rita Purnama usai mengikuti audiensi warga terdampak Bendungan Bener dengan Agus Bastian di ruang kerja bupati, Selasa (28/1). Pertemuan itu juga diikuti sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah dan anggota DPRD Kabupaten Purworejo.

Menurut Rita, bupati sebenarnya sangat perhatian dengan masyarakat. Tanpa harus diminta, bupati akan melakukan yang seharusnya dilakukan pemimpin untuk masyarkat.

“Dalam permasalahan Bendungan Bener, Bupati akan selalu berusaha dan tidak tinggal diam,” tutur Rita.

Dijelaskan Rita, Bendungan Bener merupakan proyek pemerintah pusat. Purworejo hanya ketempatan. Adapun kebijakan dan hal lainnya merupakan kewenangan pusat.

“Tapi, Pak Bupati sudah menegaskan kalau pemkab akan berkomitmen membantu masyarakat,” imbuh Rita.

Menurut dia, permasalahan terkait proyek Bendungan Bener harus disikapi dengan bijak. Bupati lebih senang melakukan pembicaraan yang baik untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

Sekretaris Daerah Purworejo Said Romadhon mengungkapkan, bupati sebenarnya sangat ingin segera bertemu dengan masyarakat. Untuk itu, bupati langsung bersedia menerima warga untuk menyampaikan aspirasi saat datang ke kantor bupati.

“Pemkab sebenarnya siap menerima masyarakat. Tidak harus Bupati, katakan Sekda juga siap. Tapi kan masyarakat inginnya bertemu langsung dengan Bupati,” kata Said.

Menurutnya, bupati dan dia kerap kali datang ke lokasi pembangunan Bendungan Bener. Hanya saja, kedatangan mereka kurang diketahui masyarakat. Selain itu, pemkab telah memiliki tim kecil untuk melihat progres pembangunan bendungan tersebut.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi II DPRD Purworejo Rokhman mengaku senang bupati akhirnya menerima secara langsung aspirasi dari masyarakat. Menurutnya, kehadiran bupati mewakili unsur pemkab dan DPRD selaku wakil rakyat akan membuat masyarakat lebih merasa nyaman.

“Pernyataan Bupati untuk mengkomunikasikan dengan pemerintah pusat itu baik. Harapan semua, pelaksanaan pembangunan Bendungan Bener bisa berjalan dengan baik dan masyarakat bisa menerima nilai ganti rugi yang sesuai dengan harapan mereka,” kata Rokhman. (udi/amd)